Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Polisi Dan TNI Akan Menjaga TPS Selama Pemilu Putaran Kedua.
Masing-masing TPS akan dijaga satu personil TNI, satu personil polisi, dan dua petugas ketertiban dan petugas di KPPS.
Dream - Jajaran Polda Metro Jaya menyiapkan skema pengamanan pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua, pada Rabu, 19 April 2017.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan pada hari pencoblosan nanti, polisi menyiapkan penjagaan di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS).
TPS nantinya akan dijaga oleh satu orang polisi, satu TNI dan dua petugas ketertiban, serta petugas Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS).
"Pola pengamaan, kami buat pola 1-1-2. Jadi ada setiap TPS nanti ada satu TNI, satu personil polisi dan dua petugas ketertiban dan petugas KPPS. Ada juga pengawas independen," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin 17 April 2017.
Argo menuturkan pola tersebut dibuat untuk mengamankan 13.304 TPS di seluruh wilayah Jakarta. Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu mengimbau agar masyarakat turut serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Percayakan kepada KPU sebagai penyelenggara pemilu untuk bekerja. Jangan percaya terhadap survei kemenangan sebelum pencoblosan," ujar Argo.