Didoakan Putra Bungsu Sebelum Debat, Sandiaga Uno Panen Pujian

Reporter : Amrikh Palupi
Minggu, 14 April 2019 09:50
Didoakan Putra Bungsu Sebelum Debat, Sandiaga Uno Panen Pujian
Ini doa yang diucapkan oleh Sandiaga Uno dan putranya.

Dream - Ada momen menarik sebelum Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno sebelum berangkat menuju tempat dekat Pilpres 2019 kemarin sore. Dia sempat bercengkerama dengan putra bungsunya, Sulaiman Saladdin Uno.

Sandiaga mengunggah video sebelum berangkat dengan mengajak putranya Sulaiman untuk berdoa bersama. Sandiaga meminta putranya itu mengangkat tangan dan berdoa mengikuti istrinya Noor Asiah Abdul Aziz.

"Ya Allah, semoga Papa dan Pak Prabowo lancar debatnya," doa putra Sandiaga Uno pada video.

 
 
 
View this post on Instagram

Terima kasih Sulaiman, @nurasiauno... �

A post shared by Sandiaga Salahuddin Uno (@sandiuno) on

Sandiaga lantas menguggah ucapan terima kasih atas doa dari putranya. "Terima kasih Sulaiman, @nurasiauno," kata Sandiaga Uno pada keterangan video.

Unggahan tersebut mendapat banyak tanggapan dari warganet. Sebagian besar dari mereka menyampaikan pujian.

"Alhamdulillah dapat doa dari putranya, insya Allah di kabulkan oleh Allah aamiin yra," tulis akun @hr_ragil91.

"Bismillah ya bang, semoga Allah kirimkan berjuta2 malaikat untik melancarkan dan menjaga abang dan pak prabowo pada debat akhir hari ini hinggal 17 april mendatang. Laa haula walaa khuwwata illa billah," tulis akun @dessikac.

"Sulaiman anak yg soleh semoga papah nya terpilih jdi wapres RI 2019," tulis akun @tegar_ismynames.

Sandiaga Uno

1 dari 3 halaman

Sepertiga Harta Sandiaga Uno Terkuras untuk Kampanye?

Dream – Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno, menghabiskan uang senilai US$100 juta (Rp1,42 triliun) untuk kampanye dari uang pribadinya. Sandiaga mengatakan jumlah uang itu sepertiga dari kekayaannya.

Dikutip dari Bloomberg, Kamis 28 Maret 2019, kekayaan Sandiaga Uno tercatat senilai Rp5 triliun. “ Saya kehilangan sepertiga kekayaan,” kata dia.

Kalau itu benar, artinya kontribusi Sandiaga kepada kampanye Pilpres pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto—Sandiaga Uno, meningkat dari Rp95,4 miliar menjadi Rp134 miliar pada Februari 2019.

Lulusan George Washington University ini tak ambil pusing tentang pendapat pengamat. Mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini optimistis bisa mengalahkan petahana.

“ Saya selalu berada di depan. Pengamat politik punya analisis sendiri, prediksinya,” kata dia.

Sandiaga memilih fokus kepada Pilpres yang akan digelar pada 17 April 2019. “ Kalau kehilangan fokus dan mulai berpikir tentang masa depan, saya pikir kami akan kehilangan momentum,” kata dia.

2 dari 3 halaman

Siap Ambil Risiko Apa Pun?

Bloomberg menyebut, sebuah survei terbaru menunjukkan elektabilitas Prabowo-Sandiaga sebesar 35,4 persen. Angkanya di bawah Jokowi yang mencapai 53,6 persen.

Survei ini memperlihatkan persaingan Joko Widodo—KH Ma`ruf Amin dan Prabowo Subianto—Sandiaga Uno semakin ketat.

Sandiaga dan Prabowo terkejut tak mendapatkan banyak dukungan dari komunitas bisnis. Dia menilai pemilu ini bagaikan lari maraton.

“ Jadi, kami harus ‘menjual’ lebih banyak. Saya akan melakukan apa pun untuk membuat kami lebih kompetitif,” kata dia.

Sandiaga menyebut “ melawan” petahana memang sulit, tapi kondisi ini menjadi momentum yang baik.

Dia mengatakan, masyarakat mudah menangkap pesannya dan menginginkan ada peningkatan ekonomi serta ketersediaan lapangan kerja, terutama untuk generasi muda.

“ Kami ingin fokus untuk stabilisasi biaya hidup, harga pangan,” kata dia.

3 dari 3 halaman

Disebut Ambisius

Menang atau tidak, yang jelas nama Sandiaga meroket. Dari seorang pengusaha sukses menjadi politikus. Pengamat menilai pria ini memiliki ambisi yang kentara. Sandiaga ingin membuat profil yang mengesankan.

“ Sandiaga Uno dengan jelas memiliki ambisi untuk lari ke ‘kantor tertinggi’. Dia menggunakan kampanye wapres untuk membangun sebuah profil nasional yang mengesankan, yang akan mendukung untuk pemilu berikutnya,” kata pimpinan project Asia Tenggara dengan Lowy Institute di Australia, Ben Bland.

Bland mengatakan, setelah sukses menjadi pengusaha, Sandiaga memiliki komoditas politik yang paling penting, yaitu uang untuk membiayai kampanye.

“ Setelah jadi pengusaha sukses, dia punya komoditas politik terpenting di Indonesia: dana kampanye, seperti yang dilakukan untuk Prabowo,” kata dia. (ism, sumber: Bloomberg)  

Beri Komentar
Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-