Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Shaymaa Ismaa'eel (SBS News)
Dream - Hijaber 24 tahun asal Amerika Serikat, Shaymaa Ismaa'eel, mendapat banyak pujian dari warganet. Dia dengan berani menghadapi para pembenci Islam.
Tetapi, gadis yang berprofesi sebagai ahli terapi untuk anak penderita autistik ini tidak melakukan kekerasan. Dia cukup berpose dengan senyum lebar di depan sekelompok orang pembenci Islam.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 21 April 2019. Saat itu, Shaymaa menghadiri forum Lingkaran Islam Amerika Utara yang digelar di sebuah aula selama libur panjang Paskah.
Di luar ruangan, rupanya ada sekelompok orang menggelar unjuk rasa. Mereka meneriakkan yel-yel yang intinya tidak suka dengan Islam.
" Pada 21 April, saya tersenyum melihat kefanatikan dan pergi berlalu dengan perasaan sangat nyaman," ujar Shaymaa, dikutip dari SBS News.
On April 21st I smiled in the face of bigotry and walked away feeling the greatest form of accomplishment. pic.twitter.com/Dbrtk7MDAw
— Ø´Ù�Ù�اء (@ShaymaaDarling)23 April 2019
Banyak yang menganggap Shaymaa nekat dan terlalu berani. Sebab, orang lain mungkin lebih memilih menjauh demi menghindari perseteruan.
Tetapi, Shaymaa justru tertarik untuk mendekat. Dia bahkan sampai berfoto tepat di depan para demonstran itu.
" Saya berteriak ke teman saya Jamilah, 'Itu mereka! Bisa ambilkan foto?" kata Shaymaa.
Shaymaa lalu berjalan mendekat di saat para demonstran terus berorasi membenci Islam. Dia juga sempat meminta izin petugas kepolisian untuk berfoto di depan mereka.
Polisi tentu tidak memberikan izin. Namun demikian, Shaymaa memilih mengabaikan hal itu.
" Saya tersenyum lebar di foto dan pria itu mulai mengarahkan pidatonya kepada saya. Dia bilang, 'wajahmu seharusnya ditutup'," ucap Shaymaa.
Aksi Shaymaa pun panen pujian. " Jika foto-foto ini tidak berakhir di museum atau daftar momen paling ikonik 2019 dari Majalah Time, saya akan kontak semua manager," tulis akun @znbkhn.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya