Cerita Jokowi Setia Pakai Ponsel Jadul

Reporter : Idho Rahaldi
Selasa, 22 Oktober 2019 09:00
Cerita Jokowi Setia Pakai Ponsel Jadul
Ia baru mengganti handphonenya saat dibebelikan oleh Kaesang.

Dream - Karier politik Jokowi memang melangit. Tukang mebel itu kini jadi orang nomor satu Indonesia. Jadi Presiden, bahkan kini masuk periode ke dua.

Tapi bukan berarti pria bernama lengkap Joko Widodo itu mengubah gaya hidup. Bapak tiga anak itu tetap dikenal sederhana. Gayanya membumi.

Tentu Anda sudah kerap mendengar Jokowi suka dengan produk lokal. Saban kunjungan ke daerah, dia membeli barang buatan dalam negeri, mulai sneakers hingga jaket.

Kisah kesederhanaan mantan wali kota Solo, Jawa Tengah, ini diceritakan oleh sang sahabat, David R Wijaya, dalam buku yang ditulis Yon Thayrun, Jokowi: Pemimpin Rakyat Berjiwa Rocker.

Dalam buku itu, David menceritakan bagaimana kesederhanaan Jokowi kala memimpin Sulo, sekaligus menjadi pengusaha sukses.

1 dari 5 halaman

Hanya Bisa Simpan 100 Nomor

Salah satunya terlihat dari ponsel Jokowi yang merupakan ponsel jadul kala itu. Ya, Jokowi tetap setia dan percaya diri menggunakan ponsel Samsung model flip seri E700.

 E7000

Sumber foto: pricearea.com

Saat menggunakan ponsel tersebut, Jokowi kerap kali terlihat membawa kertas yang berisi nomor telepon.

Pasalnya, ponsel tersebut hanya bisa menyimpan 100 nomor saja.

2 dari 5 halaman

Sederhana dan Pekerja Keras

Hal itu lama kelamaan membuat putra bungsunya, Kaesang Pangarep, menjadi gemas sekaligus kasihan.

Ia pun memutuskan untuk merelakan uang jajannya yang telah dikumpulkan untuk membelikan ayahnya handphone baru.

Meski tak mewah, kala itu Kaesang membeli ponsel Samsung model flip seri s3600 untuk Jokowi.

Bagi David, Jokowi adalah sosok yang sederhana dan pekerja keras. Menurut dia, berbagai cobaan hidup yang menempa Jokowi membuat temannya itu menjadi pribadi yang ulet dan bersahaja.

Hingga kini Jokowi mendapat mandat dari rakyat untuk kembali menjadi Presiden periode 2019-2024. Selamat bekerja Jokowi!

3 dari 5 halaman

Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo Temui Jokowi, Ikut Jadi Menteri?

Dream - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, juga mendatangi Istana Negara untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Tiba di Istana Negara pukul 16.15 WIB. Dia terlihat mengenakan kemeja putih dan langsung menuju ruang pertemuan.

Prabowo datang tidak sendirian. Dia hadir didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo.

Belum diketahui maksud kedatangan Prabowo bersama Edhy ke Istana Negara.

Sebelumnya, sejumlah tokoh diminta hadir oleh Jokowi. Sebagian dari mereka akan mengisi jabatan menteri di kabinet baru Jokowi. Sama seperti Prabowo dan Edhy, para tamu yang diduga calon menteri Jokowi itu datang mengenakan kemeja putih.

Nama-nama tersebut seperti Mantan Ketua MK Mahfud MD, Bos Gojek Nadiem Makarim, Bos Net TV Wishnutama, Bos Mahaka Group Erick Thohir, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, serta Komisaris Utama Adhi Karya Fadjroel Rachman.

Selama dua hari yaitu pada Senin dan Selasa, 21-22 Oktober 2019, Jokowi memanggil sejumlah nama. Sedangkan keputusan untuk susunan kabinet baru akan ditetapkan pada Rabu, 23 Oktober 2019.

4 dari 5 halaman

Dipanggil Jokowi Bersama Pratikno, Fadjroel Rachman: Siap Bantu Beliau

Dream - Sejumlah tokoh terus berdatangan ke Istana Negara memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo. Selama dua hari, Jokowi menggelar interview dengan sejumlah nama yang bakal menduduki posisi menteri.

Pada siang hari sekitar pukul 14.07 WIB, datang tiga orang secara bersamaan. Mereka adalah Sekretaris Negara, Pratikno; peneliti Populi Center, Nico Harjanto; dan Komisaris Utama Adhi Karya, Fadjroel Rachman; kompak mengenakan kemeja putih lengan panjang.

Tetapi, Pratikno enggan memberikan keterangan terkait kedatangannya ke Istana. Dia irit bicara. " Sebentar, sebentar," ujar Pratikno, dikutip dari Merdeka.com, Senin 21 Oktober 2019.

Sementara, Fadjroel Rachman mengaku datang ke Istana hanya mendampingi Pratikno. Tetapi, dia mengaku siap jika diminta Jokowi untuk menjadi menteri. "  Insyaallah kalau untuk negara. Semua (upaya) kalau untuk negara," kata dia.

" Saya bersedia menerima apapun yang dimintakan kepada saya untuk membantu beliau dan negara ini," tambah Fadjroel.

5 dari 5 halaman

Airlangga Hartarto Dipanggil ke Istana: Siap Bantu Jokowi

Dream - Menteri Perindustrian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, juga datang ke Istana Negara. Dia termasuk salah satu nama yang memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo.

" Kami insyaallah menyatakan siap untuk mendukung Pak Presiden (Jokowi) dan Pak Ma'ruf Amin (Wapres), siap sampai 2024," ujar Erlangga di Istana Negara, Senin 21 Oktober 2019.

Menurut Airlangga, tidak hanya dirinya yang menyatakan siap mendukung Jokowi, namun juga Partai Golkar. Dia mengakui ada sejumlah kader Golkar yang dipanggil Jokowi.

" Kader Golkar insyaallah ada yang dipanggil dan ada yang tidak dipanggil," kata dia.

Tapi, Airlangga enggan menyebut posisi apa yang akan ditempati. Dia menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Jokowi. " Saya kira menyerahkan sepenuhnya kepada Pak Presiden," kata dia.

Beri Komentar
Yenny Wahid Rilis Produk Kecantikan Halal