Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mendiang Adnan Buyung Nasution
Dream - Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Wiranto mengaku sosok mendiang pengacara seniot, Adnan Buyung Nasution mengingatkannya kembali pada Timor Timur. Kala itu, mereka bersama-sama memperjuangkan kebenaran terkait permasalahan kemanusiaan di provinsi yang berpisah dengan Indonesia.
" Saya cukup lama bergaul dengan beliau terutama saat memperjuangkan kebenaran soal Timor Timur," kata Wiranto usai melayat jenazah Adnan Buyung di rumah duka di Lebak Bulus, Jakarta, Rabu, 23 September 2015.
Ketua Umum Partai Hanura ini mengakui Bang Buyung, sapaan Adnan Buyung Nasution, sebagai sosok yang tidak ragu terlibat dalam proses hukum sejak muda. " Tatkala dirinya melihat ketidakberesan dalam hukum maka dia tidak ragu-ragu untuk turun tangan," katanya.
Wiranto yakin hingga akhir hayat, mendiang pendiri Lembaga Bantuan Hukum (LBH) ini terus memegang teguh prinsip hidupnya untuk memerjuangkan kebenaran apapun resikonya. Dia juga meminta semua pihak agar mendoakan Adnan Buyung agar dapat dapat beristirahat dengan tenang.
Tak lupa, Wiranto turut mendoakan semoga keluarga yang ditinggalkan Almarhum agar kuat lahir dan batin dalam menerima keadaan ini.
" Keluarga telah berusaha semampunya," pungkasnya.
Advokat senior Adnan Buyung Nasution meninggal setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI). Saat ini, jenazah tengah disemayamkan di rumah duka di Jalan Poncol Lestari Nomor 7 Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Pihak keluarga berencana akan memakamkan jenazah Buyung pada Kamis, 24 September 2015 besok di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir. Prosesi pemakaman akan dilaksanakan setelah salat Idul Adha.
" Jenazah akan dimakamkan besok Kamis, 24 September 2015 di TPU Tanah Kusir Blok AA2 Blad 7 pukul 08.00 WIB," ujar putra ketiga Buyung, Rasyid Alam Perkasa Rinanda Nasution. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya