Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Cuaca Panas Ekstrem Melanda Uni Emirat Arab (lcasciophotos.wordpress.com)
Dream - Cuaca panas ekstrem tengah melanda Uni Emirat Arab (UEA), hampir mendekati 50 derajat Celcius. Keadaan semakin parah setelah sistem pendingin ruangan (AC) salah satu apartemen di jalan menuju Bandara Abu Dhabi tidak berfungsi.
Walhasil, beberapa penyewa terpaksa tidur dalam mobil mereka. " Sejak sistem pendingin udara mati 21 Mei lalu, saya memutuskan pindah ke hotel bersama keluarga yang berkunjung dari India. Saat itu, pemilik apartemen bilang akan diperbaiki secepatnya," kata Edwin Jose, seorang penyewa apartemen naas itu.
Namun saat kembali ke apartemen, situasinya masih sama, panas. Akhirnya Jose memutuskan tidur di mobil seperti kebanyakan penyewa lain.
Jose menambahkan bahwa dia sangat frustrasi karena sudah menghabiskan banyak uang menyewa hotel, sementara pemilik apartemen tidak segera memperbaiki AC. Padahal, banyak penyewa lain yang mengalami hal serupa dan telah berkali-kali meminta pemilik apartemen memperbaiki AC rusak.
Journey Toys, demikian apartemen itu biasa disebut, terletak di tempat strategis, yakni dekat dengan Abu Dhabi Islamic Bank. Apartemen berlantai empat tersebut dihuni sekitar 18 keluarga yang sebagian besar berasal dari India.
Biaya sewa per tahun apartemen yang memiliki dapur kecil dan satu kamar itu sekitar Dh60.000-65.000 setara Rp193-208 juta. Akibat ketiadaan pendingin udara di apartemen tersebut, beberapa anak kecil mulai menderita ruam-ruam di tubuh mereka.
Para pemilik terpaksa membeli AC portabel dengan biaya sekitar Dh1.000 (Rp3,2 juta). Namun hal itu tidak mampu mengatasi rasa panas di apartemen tersebut. Mereka tetap saja sulit tidur.
" Ketika AC berhenti bekerja, kami segera melaporkan kepada pemilik, tetapi ia tidak kooperatif sama sekali," keluh Payas Mathew, yang tinggal bersama istri dan tiga anaknya.
Dia menyiasatinya dengan membuka jendela agar ada udara luar masuk, tapi itu hanya memberi solusi sementara dan hasilnya tidak seperti yang diharapkannya.
" Anak-anak tidur dan belajar berhimpitan di tempat tidur ini. Itu sangat menyulitkan mereka dan terasa sangat panas," imbuh Mathew.
Ketika GulfNews menghubungi pemilik dia menolak berkomentar. Bila tidak ada respon positif dari pemilik, beberapa penyewa terpaksa menginstal AC split yang harganya lebih mahal.
" Saya menghabiskan sekitar Dh3.100 (Rp9,9 juta). Pertama saya beli AC portabel seharga Dh1.000 (Rp3,1 juta) tapi itu tidak cukup," kata Sanjay Lohithakshan, yang tinggal di apartemen tersebut bersama istri dan dua anaknya.
Namun bagi mereka yang uangnya pas-pasan harus menguatkan diri kepanasan. Mereka mengaku telah memanggil pemilik apartemen hampir setiap hari. Sang pemilik apartemen kadang berjanji akan memperbaikinya namun tetap tidak ada tindakan nyata.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya