Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bosan menunggu baterai telepon genggam (handphone) terisi penuh? Tenang masalah Anda sebentar lagi akan segera teratasi. Sebuah perusahaan Israel mengklaim telah mengembangkan teknologi baterai yang dapat diisi dengan cepat.
Tak cuma handphone, baterai yang diklaim bisa terisi penuh hanya dalam 30 detik ini tersebut dapat digunakan pada mobil listrik.
Menggunakan teknologi nano untuk mensintesis molekul buatan, perusahaan di Tel Aviv StoreDot mengaku telah mengembangkan sebuah baterai yang dapat diisi dengan cepat dan menyimpan daya jauh lebih tinggi. Baterai tersebut bertindak seperti spons super padat yang dapat menghisap daya dan menyimpannya.
Meskipun prototipe baterai tersebut masih terlalu gemuk untuk ukuran sebuah ponsel, StoreDot optimistis baterai tersebut akan tersedia untuk ponsel pada 2016.
" Bahan yang kami pakai adalah baru. Belum pernah ada yang mengembangkan sebelumnya," kata Doron Myersdorf, pendiri dan CEO StoreDot seperti dikutip laman Arabnews, Kamis, 27 November 2014.
Salah seorang investor StoreDot adalah miliarder Rusia, Roman Abramovich, yang juga pemilik klub terkenal Inggris, Chelsea.
Perusahaan memperoleh dana US$ 48 juta melalui dua sumber, termasuk dukungan dari sebuah perusahaan ponsel terkemuka. Myersdorf menolak menyebutkan nama perusahaan tersebut, tapi ia mengatakan perusahaan itu berasal dari Asia.
Inovasi baterai baru itu berdasarkan pada nanodots, semacam molekul peptide bio-organik. Nanodots mengubah cara sebuah baterai dalam menyerap dan menyimpan listrik.
Jumlah pengguna ponsel diprediksi mencapai 1,7 miliar tahun ini. StoreDot melihat jumlah tersebut sebagai pangsa pasar yang besar.
" Kita hidup di dunia yang kekurangan daya dan StoreDot punya potensi untuk mengatasi masalah besar tersebut," kata Zack Weisfeld, seorang analis yang bekerja dan mengevaluasi pasar ponsel global.
" Mereka masih punya potensi. Jika mereka bisa mengatasi ukuran dan ketahanan dayanya, maka baterai itu akan menjadi terobosan luar biasa," katanya.
Myersdorf berharap teknologi yang sama bisa diaplikasikan untuk menciptakan baterai mobil listrik yang dapat diisi dalam waktu 2-3 menit.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya