Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Kewajiban Sholat Masih Berlaku Meski di Luar Angkasa, Caranya?

Reporter : Ahmad Baiquni
Sabtu, 10 November 2018 18:00
Kewajiban Sholat Masih Berlaku Meski di Luar Angkasa, Caranya?
Bagaimana caranya sholat di luar angkasa?

Dream - Peradaban manusia kini semakin maju. Kehadiran teknologi memudahkan manusia untuk memenuhi keinginannya.

Bagi masyarakat modern, pergi ke luar angkasa atau bahkan menginjakkan kaki di bulan bukan lagi sebuah kemustahilan. Meski masih sangat sedikit, orang yang sampai di bulan sudah ada.

Bahkan ada juga orang yang bekerja di dalam stasiun luar angkasa. Semua hal yang mustahil di masa lalu kini menjadi kenyataan.

Mereka yang berprofesi sebagai astronot tentu memiliki latar belakang masing-masing termasuk agama. Sekarang saja, ada astronot yang beragama Islam.

Lantas muncul pertanyaan, apakah seorang Muslim tetap terkena kewajiban sholat meski berada di luar angkasa?

 

1 dari 1 halaman

Tetap Harus Sholat

Dikutip dari bincangsyariah, seorang Muslim terkena kewajiban sholat di manapun dan kapanpun. Meski berada di luar angkasa, dia tetap terikat dengan syariat Islam.

Para ulama kekinian mengqiyaskan (menganalogikan) seseorang di luar angkasa sama dengan bepergian. Maka sholat fardlu bisa dijalankan dengan cara dijama' dan qashar.

Untuk bersuci, dia bisa memanfaatkan air secukupnya yang tersedia di pesawat. Bisa juga dengan cara tayamum jika jumlah airnya sangat terbatas.

Sementara terkait sholatnya, orang yang bersangkutan menghadap ke bumi sebagai kiblat. Bumi disimpulkan sebagai kiblat karena dia sedang berada di luar angkasa.

Hal ini berdasar pada Surat Al Baqarah ayat 144 yang artinya sebagai berikut.

" ... dan di manapun kalian berada maka arahkan pandanganmu ke arahnya (Kakbah)."

Sedangkan untuk waktunya, disesuaikan dengan tempat asal dia berangkat.

Selengkapnya...

Beri Komentar