Punya Ibu `Parno`, Gadis Ini Baru Keluar Rumah Setelah Dikurung 26 Tahun

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Minggu, 28 Juni 2020 17:15
Punya Ibu `Parno`, Gadis Ini Baru Keluar Rumah Setelah Dikurung 26 Tahun
Ia menyebut dirinya seperti mayat hidup.

Dream - Seorang wanita asal Rusia bernama Nadezhda Bushueva tak pernah menginjakkan kaki ke luar rumah selama 26 tahun. Ia dikurung karena ibunya yang terlalu protektif.

Dilansir dari Oddity Central, wanita berusia 42 tahun itu tinggal bersama ibunya di Arefinsky, sebuah desa bagian barat Rusia. Nadezhda dikurung di rumah sejak masih berusia 16 tahun.

Sang ibu mengisolasi putrinya denga alasan untuk 'melindunginya dari bahaya di luar rumah'.

Menurut pengakuan para tetangga, ibu Nadezhda yang bernama Tayana bertindak semakin protektif sejak ia pensiun bekerja.

 Nadezhda Bushueva© Foto: YouTube Кстати Новости Нижнего Новгорода (Oddity Central)

Foto: YouTube ?????? ??????? ??????? ????????? (Oddity Central)

1 dari 3 halaman

Dimulai Sejak Kelas 2 SMP

Tayana sudah mulai menunjukkan sikap posesif sejak Nadezhda menduduki kelas 2 SMP. Ia kerap melarangnya untuk pergi bersekolah.

Selama dikurung, Nadezhda tidak mencuci rambutnya hingga 12 tahun. Ia bahkan tak mengganti bajunya dalam waktu cukup lama. Kendati demikian, Nadezhda bersikeras mengatakan bahwa ia baik-baik saja.

Tak ada yang paham bagaimana Nadezhda dapat menerima tindakan tindakan sang ibu. Namun pada akhirnya, Nadezhda terpaksa harus pergi keluar rumah karena ibunya sakit dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

 

 

2 dari 3 halaman

Kondisi Setelah 26 Tahun Tak Keluar Rumah

Menurut pengakuan warga sekitar, Nadezhda keluar rumah dengan tampilan seperti tidak pernah mandi. Ia juga menolak untuk mengubah gaya hidupnya. Nadezhda tidak ingin bekerja dan merasa nyaman dengan kehidupannya.

" Memangnya kenapa kalau ada kucing yang mati di atas sofa? Mungkin saya akan mati di sofa ini juga. Hidup saya lebih buruk daripada kucing. Seekor kucing memiliki banyak hal. Saya tidak hidup, bahkan tidak ada. Saya orang mati yang berjalan," ujar Nadezhda.

 Nadezhda Bushueva© Foto: Courtesy of By the Way (Oddity Central)

Foto: Courtesy of By the Way (Oddity Central)

 

3 dari 3 halaman

Tak Mau Dibantu?

Direktur Layanan Jaminan Sosial wilayah Vachsky, Larisa Mikheeva mengatakan bahwa pihak berwajib juga tidak bisa bertindak jika Nadezhda terus menolak bantuan mereka.

" Dia tidak cacat, tidak juga memiliki penyakit mental. Seseorang harus secara sukarela untuk menerima layanan sosial. Jika mereka tidak mengambil keputusan, kami tidak dapat memaksa mereka secara hukum," ujar Larisa.

Beri Komentar