Berawal Sakit Perut, Wanita 30 Tahun Syok Tahu Tubuh Aslinya Lelaki Tulen

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Minggu, 28 Juni 2020 13:15
Berawal Sakit Perut, Wanita 30 Tahun Syok Tahu Tubuh Aslinya Lelaki Tulen
Selama 30 tahun dia meyakini sebagai wanita. Namun hasil pemeriksaan membuktikan hal berbeda.

Dream - Seorang wanita di Kolkata, India mengalami kejadian mengejutkan. Wanita berusia 30 tahun itu menemukan fakta bahwa ia adalah pria yang menderita kanker testis.

Dilansir dari Times of India, pasien mendatangi Netaji Subhas Chandra Bose Cancer Hospital karena mengalami keluhan sakit di bagian bawah perut.

Ia kemudian melakukan serangkaian tes bersama para ahli onkologi klinis dan bedah, yaitu dr. Anupam Duta dan dr. Soumen Das.

Pemeriksaan itu justru membawa hasil mengejutkan. 

 

1 dari 2 halaman

Tes Kedua untuk Perbandingan

Wanita tersebut didiagnosa mengidap Androgen Intensitivity Syndrome (AIS), kelaian genetik yang memengaruhi perkembangan jenis kelamin.

Pasien tersebut dilahirkan dengan genetik pria namun memiliki sifat fisik seorang wanita.

" Dari fisiknya dia adalah wanita. Mulai dari suara, bentuk payudara, alat kelamin, semuanya seperti yang dimiliki oleh wanita. Namun ia memang tidak memiliki rahim dan indung telur sejak lahir, serta tidak pernah menstruasi," papar dr. Dutta.

Setelah menemukan kondisi tersebut, dokter kemudian melakukan tes lanjutan berupa Karyotyping untuk meneliti kromosom pasien.

 

2 dari 2 halaman

Hasilnya Lebih Mengejutkan

Tes tersebut menunjukan hasil kromosom sang pasien adalah XY. Sedangkan kromosom wanita pada umumnya adalah XX. 

" Kami menemukan bahwa ia memiliki testis di dalam tubuhnya, namun tidak bisa berkembang sehingga tak menghasilkan sekresi testosteron. Hasil bipsi menunjukkan bahwa ia memiliki kanker testis jenis seminoma," ujarnya.

Wanita itu sangat terkejut mengetahui kondisi tubuhnya. Ia bahkan telah menikah dengan seorang pria selama hampir sepuluh tahun. Saat ini ia tengah menjalani kemoterapi.

Tak hanya itu, saudara perempuan pasien yang berusia 28 tahun juga memiliki kondisi serupa setelah menjalani tes yang sama. Kondisi kakak-beradik itu sangatlah langka dan hanya terjadi pada satu dari 22.000 orang.

(Sah, Sumber: Times of India)

Beri Komentar