Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Shutterstock
Dream - Seorang wanita di Kolkata, India mengalami kejadian mengejutkan. Wanita berusia 30 tahun itu menemukan fakta bahwa ia adalah pria yang menderita kanker testis.
Dilansir dari Times of India, pasien mendatangi Netaji Subhas Chandra Bose Cancer Hospital karena mengalami keluhan sakit di bagian bawah perut.
Ia kemudian melakukan serangkaian tes bersama para ahli onkologi klinis dan bedah, yaitu dr. Anupam Duta dan dr. Soumen Das.
Pemeriksaan itu justru membawa hasil mengejutkan.
Wanita tersebut didiagnosa mengidap Androgen Intensitivity Syndrome (AIS), kelaian genetik yang memengaruhi perkembangan jenis kelamin.
Pasien tersebut dilahirkan dengan genetik pria namun memiliki sifat fisik seorang wanita.
" Dari fisiknya dia adalah wanita. Mulai dari suara, bentuk payudara, alat kelamin, semuanya seperti yang dimiliki oleh wanita. Namun ia memang tidak memiliki rahim dan indung telur sejak lahir, serta tidak pernah menstruasi," papar dr. Dutta.
Setelah menemukan kondisi tersebut, dokter kemudian melakukan tes lanjutan berupa Karyotyping untuk meneliti kromosom pasien.
Tes tersebut menunjukan hasil kromosom sang pasien adalah XY. Sedangkan kromosom wanita pada umumnya adalah XX.
" Kami menemukan bahwa ia memiliki testis di dalam tubuhnya, namun tidak bisa berkembang sehingga tak menghasilkan sekresi testosteron. Hasil bipsi menunjukkan bahwa ia memiliki kanker testis jenis seminoma," ujarnya.
Wanita itu sangat terkejut mengetahui kondisi tubuhnya. Ia bahkan telah menikah dengan seorang pria selama hampir sepuluh tahun. Saat ini ia tengah menjalani kemoterapi.
Tak hanya itu, saudara perempuan pasien yang berusia 28 tahun juga memiliki kondisi serupa setelah menjalani tes yang sama. Kondisi kakak-beradik itu sangatlah langka dan hanya terjadi pada satu dari 22.000 orang.
(Sah, Sumber: Times of India)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya