5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19, Achamd Yurianto
Dream - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melaporkan masih adanya penambahan kasus positif di tengah masyarakat akibat belum disiplinnya penerapan prokotol kesehatan. Dengan total pasien positif sebanyak 54.010, kasus baru harian dari Jawa Timur masih tertinggi di Indonesia.
Juru bicara pemerintah untuk Covid-19, Achamd Yurianto melaporkan jumlah kasus baru dalam 24 jam terakhir hingga Minggu, 28 Juni 2020 pukul 12.00 WIb mencatat penambahan sebanyak 1.198 pasien Covid-19.
" Total yang sudah diperiksa, akumulasi specimen 770.600. Hasil pemeriksaan hari ini, kasus positif meningkat sebanyak 1.198 sehingga total menjadi 54.010," kata Yuri dalam keterangan pers di kantor BNPB Jakarta.
Dari total ribuan kasus baru tersebut, Jawa Timur melaporkan penambahan pasien baru harian tertinggi sebanyak 330 kasus dan 101 pasien sembuh. Disusul Sulawesi Selatan sebanyak 192 kasus (60 sembuh), dan Jawa tengah 188 kasus baru (14 pasien sembuh).
DKI Jakarta yang mulai terkendali melaporkan kasus baru Covid-19 sebanyak 125 kasus dengan 225 pasien dilaporkan telah sembuh. Diikuti Kalimantan Selatan sebanyak 73 kasus baru dan 80 pasien sembuh.
Dilaporkan Yuri, sebanyak 20 provinsi melaporkan masih adanya kasus bar Covid-19 di bawah 10 orang. Sementara 9 provinsi lainnya melaporkan tak ada penambahan kasus baru sama sekali.
Temuan penting lainnya dari gugus tugas adalah penambahan kasus signifikan dari beberapa provinsi seperti Papua yang melaporkan 26 kasus baru dan 335 pasien sembuh.
" Data ini sebenarnya data yang sudah dicollect dari kemarin namun belum terkonfimriasi secara orang per orang. Hanya masih berupa data agregat. Hari ini sudah diselesaikan secara administratif, memperinci data kesembuhan yang baru menggunakan data orang per orang sebagai kelanjutkan dari kasus terkonfirmasi positif yg sudah kita registrasikan dengan induk covidnya di sistem pemantauan epidemologi seluruh dunia yang dilaporkan ke WHO," katanya.
Daerah lain adalah Kalimantan Timur yang melaporkan 9 kasus baru (12 pasien sembuh), Maluku 6 kasus (17 sembuh), Banten 3 kasus (17 sembuh), Riau 1 kasus (18 kasus sembuh).
Total pasien yang telah dinyatakan sembuh hingga hari ini berjumlah 22.936 orang dengan penambahan hingga siang tadi sebanyak 1.027 pasien. Sedangkan laporan pasien Covid-19 yang meninggal bertambah 34 orang menjadi 2.754 orang.

" Penambahan kasus ini menggambarkan bahwa disiplin kepatuhan untuk melakukan protkol kesehatan belum dilaksanakan dengan baik. Aritinya masih ada orang yang sakit, terkonfirmasi positif tapi tidak melaksanakan isolasi diri dengan baik," tegas Yuri.
Dia juga memperkirakan penambahan kasus ini terjadi karena masih ada kelompok yang rentan tertular Covid-19 tidak patuh dengan protokol jaga jarak, mencuci tangan, serta menggunakan masker.
Beberapa tempat keramaian yang diduga menjadi sumber penambahan kasus baru Covid-19 adalah areal perkantoran yang mulai menerapkan jadwal bekerja dari kantor.
Tempat penularan lainnya adalah pasar yang diduga menjadi lokasi paling rawan penyebaran virus Covid-19. " Pasti gugus tugas daerah akan melakukan pengaturan terhadap operasional pasar agar bisa dipastikan semua pengunjung dan penjual bisa melaksanakan protokol dengan baik."
Terakhir adalah rumah makan dan warung. Dengan banyaknya aktivitas di perkantoran, Yuri mengimbau para pegawai untuk memperhatikan jam makan siang yang dilakukan bersama-sama. " Ini adalah tempat rawan terjadinya penularan."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?