Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Jajaran Polda Metro Jaya akhirnya menangkan pasangan suami-istri yang diduga ikut terlibat dalam aksi pengeroyokan dua anggota TNI di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Senin, 10 Desember 2018 lalu. Keduanya berinisial IH dan SR.
Sebelumnya polisi telah menangkap satu pelaku lain berinisial HP alias E ini yang diketahui bekerja sebagai juru parkir di kawasan tersebut.
Kabar penangkapan Pasutri ini dibenarkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis. " (Ketangkap) Iya," kata Idham kepada Merdeka.com dikutip Dream dari Liputan6.com Kamis, 13 Desember 2018.
Namun, dalam penangkapan itu Idham tak menjelaskan secara detail. Menurutnya, penangkapan tersebut akan kembali dirilis besok, Jumat (14/12/2018). " Besok lebih jelasnya ya," ujar Idham.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pelaku berinisial E diduga sebagai orang yang menggeser sepeda motor dan mengenai kepala anggota TNI AL, Kapten Komarudin sehingga memicu terjadinya pengeroyokan.
Penangkapan E ini berkat keterangan AP yang sebelumnya ditangkap oleh polisi.
" Perannya (E) itu yang menggeser motor yang mengenai korban dan yang kedua adalah mendorong dada korban kedua," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis 13 Desember 2018.
Saat terjadi cekcok itu, datang anggota TNI AD, Pratu Rivonanda yang tengah melintas dan berusaha melerai pertikaian. Tapi, suasana semakin memanas dan dua anggota TNI itu dikeroyok oleh sejumlah orang.
Dengan penangkapan tiga orang diduga pelaku pengeroyokan, artinya tinggal satu orang yang masih masuk daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus pengeroyokan ini. Satu DPO itu berinisial D.
" (SR) Itu istri dari pada salah satu tersangka yang dia juga ikut mendorong, memukul juga di sana. Istri tersangka DPO inisial I (IH)," kata dia.
Akibat kasus pengeroyokan ini, berdampak pula ke kasus pembakaran Polsek Ciracas, Jakarta Timur. Demi keamanan, seluruh tahanan dipindahkan ke rutan Polda Metro Jaya.
Dream - Personel kepolisian terus bersiaga di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, Rabu 12 Desember 2018. Pengamanan ini dilakukan pasca kasus pembakaran kantor Polsek Cirasas, dini hari tadi.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan, ada dua polisi yang mengalami luka ringan pasca pembakaran.
" Hanya ada dua anggota mengalami luka ringan dan sekarang sudah pulih dan bekerja lagi," ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan, pembakaran ini diduga buntut kasus penganiyaan yang dilakukan oleh tujuh hingga sembilan orang kepada dua anggota TNI di Cibubur, Jakarta Timur.
" Sekelompok massa ini menanyakan berkaitan dengan pelaku dari pengeroyokan yang terjadi di parkiran di Cibubur," ujar Argo.
Saat proses dialog, hadir Kapolsek Ciracas dan Kapolres Metro Jakarta Jakarta Timur untuk menjelaskan perihal proses pengejaran pelaku. Tetapi, sejumlah massa itu tidak puas meski sudah dijelaskan.
" Kemudian setelah itu massa merasa tidak puas, kemudian melakukan beberapa kegiatan, ada juga yang merusak mobil, kemudian ada yang merusak kantor," ucap dia.
Argo menuturkan, saat ini polisi baru menangkap satu orang yang diduga pelaku pengeroyokan berinisial AP yang beralamat di daerah Ciracas. Dia ditangkap pagi tadi di rumahnya saat masih tertidur.
" Saat ini pelaku berninisial AP ini perannya sesuai tadi interogasi awal adalah dia memegang korban, dan kemudian ikut melakukan pemukulan," kata Argo.
Dari keterangan AP, polisi kini tengah memburu tiga terduga pelaku lainnya berinisial I, H dan D.
" Tiga orang ini masih kita cari segera akan kita lakukan penangkapan. Karena peran mereka masing-masing sudah kita ketahui dari pelaku AP ini," ujar dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya