JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Kepala BNP2TKI, Menaker, Dan Menperin Makan Warteg Di Seberang Istana Negara (facebook)
Dream - Rasa lapar bisa menyerang siapa saja, masyarakat biasa sampai seorang menteri. Inilah yang dialami dua pembantu presiden Joko Widodo yang kedapatan makan di sebuah Warung Tegal (Warteg) dekat Istana Negara.
Dua menteri tersebut adalah Menteri Perindustrian Saleh Husin dan Menteri Tenaga Kerja Muhammad Hanif Dakhiri. Tampak juga Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid.
Mengutip keterangan yang diperoleh Dream, Selasa, 6 Oktober 2015, kedua menteri tersebut tak kuat menahan lapar usai mengikuti sebuah acara di salah satu pabrik sepatu di Balaraja, Tangerang.
Peluncuran program " Investasi Padat Karya untuk menciptakan Lapangan Kerja" berlangsung mulai siang hingga menjelang sore hari pada Senin, 5 Oktober 2015.
Mengingat masih ada agenda rapat terbatas tentang Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dipimpin Presiden, sebagian menteri pun memutuskan langsung meluncur ke Istana Negara.
" Tadi kami mendampingi Pak Presiden Jokowi di Tangerang. Seharian belum makan, di lokasi acara juga tidak sempat makanya kami bertiga mampir ke warteg sambil nunggu ratas jam 5 sore," kata Menperin Saleh Husin.
Merasa perut keroncongan, tiga pembantu presiden ini pun berinsiatif berjalan kaki menyeberangi Jalan H Ir Juanda untuk makan di warteg kaki lima.
" Jarang-jarang kita begini. Apalagi kalau sore hari angin dari arah Istana yang banyak pohon, terasa segar. Sejuk," ungkap Saleh Husin.
Rasa lapar, diakui Saleh Husin membuat makanan pinggir jalan yang disantap sangat nikmat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
