10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - WWF Indonesia mengajak masyarakat terus menjadi bagian dari momentum global untuk melawan perubahan iklim melalui gerakan earth hour. Tahun ini, earth hour fokus pada peningkatan kesadaran serta tindakan yang menginspirasi penurunan emisi gas rumah kaca.
Untuk itu, WWF-Indonesia dan Komunitas Earth Hour di 30 kota mengajak serta Presiden RI, pemerintah lokal, pimpinan perusahaan, dan masyarakat khususnya generasi muda, untuk menjadi bagian pembangunan masa depan planet yang sehat dan berkelanjutan.
Lewat aksi ini, WWF berupaya untuk meningkatkan kesadaran lebih dari lima juta anak muda, agar mengadopsi gaya hidup yang lebih hijau dan berkelanjutan pada tahun 2020.

Salah satunya dengan mengajak untuk mulai beralih ke transportasi umum demi mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK).
" Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebanyak 29% pada 2030, dan 11 persennya adalah dari transportasi publik, untuk itu publik juga harus ikut serta dengan cara menggunakan transportasi publik," ujar Rizal Malik, CEO WWF-Indonesia.
Berdasarkan data Kementerian ESDM, konsumsi energi di sektor transportasi pada tahun 2007 sebesar 29% dan meningkat menjadi 47% pada 2017.
Tercatat pada 2016, sektor transportasi menghasilkan emisi sebanyak 1,28 juta ton dengan rata-rata peningkatan 6,7% per tahun. Peningkatan emisi ini lebih besar 1,5 kali lipat dari konsumsi bahan bakarnya.
Sementara, Direktur Utama PT MRT Jakarta, William P Sabandar, menyampaikan bahwa perusahaannya berkomitmen mendukung gerakan Earth Hour 2019 guna mengurangi dampak pemanasan global.
" MRT Jakarta aktif mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menerapkan gaya hidup ramah lingkungan contohnya dengan beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum dan mengutamakan penghematan energi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca," ujarnya
Agung Wicaksono, Direktur TransJakarta menyatakan, “ Emisi CO2 dari transportasi berkontribusi sampai 46% terhadap emisi di perkotaan, apalagi kalau menggunakan kendaraan pribadi. TransJakarta berjuang untuk memudahkan warga naik transportasi massal dengan mengintegrasikan rute dan haltenya dengan MRT, LRT, dan KRL.
Baik rute pengumpan dari kawasan pemukiman di selatan ke Lebak Bulus dan Fatmawati, maupun rute lanjutan dari MRT di tengah kota seperti Dukuh Atas dan HI. Ke depannya, bahkan electric mobility bisa menjadi pilihan untuk menekan lagi emisi, dengan melalui ujicoba terlebih dahulu." Ujarnya
Punahnya keanekaragaman hayati global dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya, menjadi fokus Earth Hour tahun ini untuk menggalang dukungan untuk aksi penyelamatan alam dengan menurunkan emisi karbon dari semua dampak kegiatan konsumsi dan produksi dalam pemenuhan kebutuhan manusia, salah satunya dengan cara mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk beralih menggunakan moda transportasi umum.
Laporan: Tri Yuniwati Lestari
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli