Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Pengakuan Ferdian Paleka Bikin Prank Sembako Sampah & Minta Maaf Tapi Bohong

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 8 Mei 2020 20:29
Pengakuan Ferdian Paleka Bikin Prank Sembako Sampah & Minta Maaf Tapi Bohong
Begini kata dia, setelah sempat kabur.

Dream - Youtuber asal Bandung, Ferdian Paleka, menuai kecaman publik akibat aksinya membagikan sembako berisi sampah dan batu. Dia akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat, khususnya pada komunitas transpuan.

Ferdian mengaku konten prank tersebut adalah idenya bersama dua rekannya, M.Aidil Fitriansyah dan Tubagus Fahddinar. Konten tersebut dibuat hanya untuk hiburan dan tidak menyangka bakal berurusan dengan hukum.

" Awal mula buat konten hanya untuk hiburan aja, enggak ada maksud lain selain itu. Idenya dari kita bertiga, enggak ada dari salah satu," kata Ferdian, dikutip dari Merdeka.com.

Pernyataannya diiringi dengan sanggahan informasi di media sosial yang menyebut ingin menambah subscriber. Atau informasi terkait rencana menyerahkan diri jika followers di instagramnya bertambah sebanyak 30 ribu.

 

1 dari 5 halaman

Klaim Tak Pegang Medsos

Dia menegaskan sudah tidak memegang akun media sosial sejak Mei 2020. " Itu hoaks semua, saya sudah tidak megang social media sama sekali. Bukan saya, saya enggak megang social media sama sekali," terang dia.

Sedangkan permintaan maaf yang diakhiri dengan kalimat 'tapi bohong' adalah video lama. Dia mengklaim tidak berhubungan dengan kasus video prank yang sedang menjeratnya.

Setelah kasus ini merebak, dia memutuskan kabur karena merasa takut.

" Saya minta maaf untuk seluruh rakyat Indonesia, terutama rakyat Kota Bandung dan transpuan yang telah saya prank, dengan ngasih sembako isi sampah, saya sangat menyesal atas kelakuan saya, semoga saya dimaafkan," pungkasnya.

2 dari 5 halaman

Komentar Pedas Ridwan Kamil Buat Ferdian Paleka: Contoh Terburuk Sifat Manusia

Dream - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, turut dibuat geram oleh ulah YouTuber Ferdian Paleka. Dia menyebut konten yang dibuat Ferdian sudah tidak manusiawi serta jauh dari kata menghibur.

Ridwan mengatakan masa pandemi virus corona memberikan dampak besar bagi perekonomian masyarakat Indonesia. Momen yang sulit ini harusnya memperkuat tali persaudaraan dan solidaritas bangsa untuk saling membantu sesama.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini menilai, pembuat konten video prank tersebut sudah menghina antar sesama manusia.

" Di bulan Ramadhan harusnya akhlak itu naik, ini akhlaknya malah turun dan di bulan Ramadhan harusnya kita tolong menolong. Ngeprank minta maaf itu juga bohong kan dan sebagainya, itu adalah contoh terburuk sifat manusia," kata Ridwan, dikutip dari Merdeka.com

" Saya menyesalkan dan mengutuk keras tindakan-tindakan amoral antar manusia yang dilakukan oleh youtuber dengan konten menghina," tegas Ridwan.

 

3 dari 5 halaman

Imbau Milenial Tak Tiru Ferdian

Ridwan juga mengimbau agar generasi muda dapat mengambil pelajaran dari kasus ini. Di mana menghina sesama manusia bukanlah tindakan yang baik.

" Warga Jabar khususnya milenial dan generasi Z, jangan ditiru. Kreatiflah dengan positif, bukan kreatif dengan konten-konten negatif atau menghina sesama manusia." tutupnya.

Ferdian sukses membuat geram banyak pihak akibat ulahnya membuat video prank kepada transpuan di Kota Bandung, Jawa Barat. Dengan begitu tega, Ferdian membagikan paket sembako yang berisi sampah.

Ferdian sempat menjadi buronan setelah korban melapor ke polisi. Bahkan pelariannya sampai dilindungi orangtua.

Seperti tidak puas dengan tingkah sebelumnya, Ferdian membuat video permintaan maaf namun berujung dengan ucapan mengolok. Hal ini membuat netizen semakin geram.

Diketahui hari ini Jumat 8 Mei 2020 dini hari, Fardian Paleka telah diringkus Polrestabes Bandung di Jalan Tol Tangerang-Merak.

(Sumber: Merdeka.com/Aksara Bebey)

4 dari 5 halaman

Ferdian Paleka YouTuber Pemberi Sembako Sampah Tertangkap

Dream - Ferdian Paleka, YouTuber pemberi sembako sampah di Kota Bandung tertangkap polisi. Dia sempat menjadi buronan setelah dilaporkan beberapa transpuan yang menjadi korban dari pranknya.

Kabar tertangkapnya Ferdian diunggah selebgram Muhammad Hariz Luis Ma'luf yang juga merupakan anggota kepolisian. Dia mengunggah foto tertangkapnya Ferdian di Instagram.

Dalam unggaha Hariz, disebutkan Ferdian ditangkap Polrestabes Bandung di Jalan Tol Tangerang-Merak. Remaja itu tidak melawan saat ditangkap dan tampak tertunduk lesu dengan tangan diborgol ketika digiring polisi.

 

      Lihat postingan ini di Instagram

Main-main sama Polda Jabar???? @divisihumaspolri

Sebuah kiriman dibagikan oleh Muhammad Gariz Luis Ma'luf (@garizluis37) pada

5 dari 5 halaman

Aksi Kejar-kejaran

Kanit PJR Bitung Ditgakkum Korlantas Polri, Ipda Giyarto, mengatakan penangkapan terjadi saat Ferdian berusaha melarikan diri dari daerah Banten. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara polisi dengan Ferdian di Tol arah Banten menuju Jakarta.

" Sempat kejar-kejaran, dari sekitar KM 21 atau 22 gitu. Baru dia mau diberhentikan," kata Giyarto.

Setelah berhenti, Ferdian digelandang ke Mapolda Jabar. Dia akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

" Kita bantu nangkep saja," kata Giyarto.

 

Beri Komentar