Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gadis Ini Meninggal Karena Lindungi Adiknya (worldofbuzz.com)
Dream - Seorang gadis 12 tahun mengorbankan nyawanya untuk menyelamatkan adiknya dari kebakaran. Insiden tragis ini terjadi pada Jumat 22 Februari lalu di Hunan, China.
Dikutip dari World of Buzz, Jumat 1 Maret 2019, kebakaran berlangsung sekitar pukul 03.00 dini hari ketika gadis tersebut bersama keluarganya lelap dalam tidur. Sang ayah terbangun oleh tangan kakak beradik ini.
Terdengar suara minta tolong dari kakak beradik tersebut. Sang ayah lalu bergegas mencari tahu apa yang terjadi. " Ketika saya membuka pintu, kobaran api membuat langkah saja mundur," kata sang ayah.
Pria itu menceritakan tangga untuk turun sudah terbakar. Sementara rute penyelamatan diri di lantai dua penuh asap dan sangat panas.
" Jadi saya segera meminta istri saya membuka jendela dan berteriak minta tolong," lanjut dia.
Di saat bersamaan, dia mendengar suara anak-anaknya mulai pelan dan menghilang. Sang ayah langsung berlari ke dalam kamar tanpa alas kaki untuk menyelamatkan anak-anaknya.
" Kamar itu sangat panas dan penuh asap. Ketika saya berjalan ke tempat tidur, anak saya terbungkus selimut dan putri tertua saya memeluknya di tempat tidur, keduanya pingsan," ucap sang ayah.
Dia segera meraih anaknya dan keluar dari kamar lalu berkumpul dengan istrinya. Mereka terengah-engah di jendela karena tidak adanya udara di dalam rumah.
Petugas pemadam kebakaran berusaha sekuat tenaga memadamkan api. Kakak beradik tersebut dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan darurat.
Bocah lima tahun menderita luka tidak terlalu serius. Dia dilindungi kakak perempuannya dengan selimut tebal.
Sayangnya, sang kakak menderita luka serius. Sekitar 55 persen kullitnya terbakar. Dia harus menjalani 30 operasi agar tetap bertahan hidup.
Malangnya, sebelum operasi selesai, gadis itu tidak mampu bertahan. Dia mengembuskan nafas terakhirnya pada 27 Februari 2019.
Sang ayah diberitahu dokter apabila gadis itu tidak melindungi adiknya, dia tidak akan meninggal. Adiknya kini dilaporkan dalam keadaan baik.
Dalam keadaan duka, sang ayah mengatakan kedua anaknya memiliki ikatan yang sangat kuat satu sama lainnya. Sejak sang ibu menjadi perawat dan sang ayah membuka cafe di kota, gadis itu merawat adiknya sepanjang waktu.
Sang ayah juga ingat ketika dia bertanya kepada anak laki-lakinya siapa orangtua terbaik baginya. Bocah kecil itu menjawab dengan semangat, orangtua terbaiknya adalah sang kakak.
" Putri saya adalah malaikat yang dikirim dari surga, sekarang dia telah kembali ke rumahnya," kata ayah itu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya