Gempa 6,9 SR Guncang Selatan Jawa, 2 Meninggal

Reporter : Ahmad Baiquni
Sabtu, 16 Desember 2017 08:49
Gempa 6,9 SR Guncang Selatan Jawa, 2 Meninggal
Peringatan dini tsunami sempat dikeluarkan, namun sudah dinyatakan berakhir.

Dream - Gempa bumi dengan kekuatan 6,9 Skala Richter mengguncang kawasan selatan Jawa Barat, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Bencana ini terjadi pada Jumat malam pukul 23.47 WIB.

" Data sementara yang dihimpun Pusdalops BNPB berdasarkan laporan BPBD, dampak gempabumi terdapat 2 orang meninggal dunia, 7 orang luka, 43 rumah rusak berat dan roboh, 65 rumah rusak sedang, 10 rumah rusak ringan, dan beberapa bangunan publik mengalami kerusakan," ujar Kepala Pusat Informasi, Data dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Sabtu, 16 Desember 2017.

 RSUD kota Banjar

Sutopo mengatakan pusat gempa terjadi di titik 6 kilometer arah tenggara dari Kota Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya. Daerah yang terkena dampak gempa ini meliputi Kabupaten Pangandaran, Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar, Garut, Cilacap, Kebumen, Kota Pekalongan, Banyumas, Brebes dan Banjarnegara.

" Daerah yang terdampak guncangan keras dan merusak adalah di Kabupaten Tasikmalaya, Pangandaran dan Ciamis di Provinsi Jawa Barat," kata Sutopo.

 

1 dari 2 halaman

Data Korban

Selanjutnya, menurut Sutopo, di Jawa Barat, sebanyak 1 orang meninggal, 6 korban luka-luka, 17 bangunan rusak berat, 59 rumah rusak sedang, dan 10 rumah rusak ringan. Di Jawa Tengah, terdapat 1 korban meninggal, 1 orang luka berat, 26 rumah rusak berat dan roboh, dan 6 rumah rusak berat.

 Pendopo Kabupaten Cilacap

Langit-langit Pendopo Kabupaten Cilacap rubuh karena gempa (Senny/Wartapriangan.com)

Korban meninggal bernama Hj. Dede Lutfi, 62 tahun, warga Desa Gunungsahari, RT 04 RW 02 Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis. Korban lainnya yaitu Ibu Aminah, 80 tahun, waga Sugihwaras Gg. 1 RT 02 RW 18 Kelurahan Kauman Kota Pekalongan.

" Kedua korban meninggal tertimbun tembok yang roboh akibat gempa dan korban luka dirujuk ke rumah sakit setempat," kata Sutopo.

 

2 dari 2 halaman

Peringatan Dini Tsunami Dicabut

Lebih lanjut, menurut Sutopo, peringatan dini tsunami sempat muncul. Tetapi, beberapa lama setelah gempa, tsunami tidak terjadi di pesisir selatan Pulau Jawa.

" Gempa susulan telah terjadi sebanyak 7 kali dengan magnitude yang kecil. Tidak ada dampak merusak dari gempa susulan. Aktivitas masyarakat secara umum telah kembali normal," ucap Sutopo.

Beri Komentar
Adu Akting dengan Betari Ayu, Alvin Faiz Ceritakan Respon Sang Istri