Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Meja Kerja (Foto: The Lovely Drawer Via The Spruce)
Dream - Suasana kantor serta dekorasi meja kerja boleh dibilang sangat berpengaruh pada kenyamanan dalam menyelesaikan pekerjaan. Jika saat ini Sahabat Dream ingin mendekorasi ulang meja kerja atau sudut kerja di rumah, ada yang sebaiknya diperhatikan.
Beberapa konsep penataan dan dekorasi dipercaya bisa meningkatkan produktivitas dalam hal pekerjaan. Tak ada salahnya untuk menerapkan penataan ini pada sudut kerja demi kerja yang lebih produktif.
Maksimalkan pencahayaan
Pencahayaan yang optimal dapat meningkatkan energi. Dengan pencahayaan yang cukup mata tidak akan cepat terasa lelah. Maksimalkan penggunaan cahaya alami sebaik mungkin. Gunakan tirai berbahan tipis sehingga sinar matahari dapat dengan mudah masuk ke dalam ruangan. Hindari pemakaian tirai tebal serta kaca film yang melapisi jendela.
Apabila ruangan tidak dilewati oleh sinar matahari, Anda bisa menggunakan lampu berwarna putih. Lampu bohlam dengan warna putih akan memberi efek energi yang lebih baik
dibandingkan dengan lampu kuning yang cenderung membuat rileks dan mengantuk.

Minimalis
Meja kerja yang berantakan tentunya sangat mengganggu, bukan? Selain mempersempit area kerja, benda-benda penting juga menjadi tidak terorganisir. Mulailah untuk memilih benda
mana yang penting untuk diletakan di meja. Singkirkan benda yang tidak terlalu penting, sisakan area kosong pada meja. Dengan area minimalis, Anda tidak akan cepat terpicu oleh stres.
Warna
Permainan warna juga boleh dilakukan asalkan tepat dalam memilihnya. Hindari warna yang terlalu mencolok seperti oranye karena akan menyulitkan seseorang untuk fokus. Sebaliknya,
warna biru dapat menstimulasi otak untuk lebih fokus. Warna kuning dapat memicu daya kreativitas, sedangkan warna hijau dapat memberi efek relaksasi. Atau, Anda dapat mencoba-coba berbagai warna terlebih dahulu sebelum dapat menemukan warna yang paling nyaman.

Aromaterapi
Salah satu kunci untuk tetap fokus sepanjang hari adalah dengan merangsang panca indera. Salah satunya dengan memberi stimulasi pada indera penciuman. Taruh aromaterapi dan nyalakan di waktu-waktu tertentu. Pilihannya antara lain peppermint yang dapat mempertajam konsentrasi. Aroma citrus dapat menurunkan kadar stres. Agar tidak repot dan lebih aman, Anda bisa menggunakan alat pewangi ruangan berbahan essential oil ketimbang menggunakan lilin aromaterapi.
Tumbuhan
Manusia sebagai mahluk hidup memerlukan lingkungan alami agar tidak mudah stres. Ada baiknyamemberi sentuhan hijau pada meja kerja. Taruh beberapa pot kecil tanaman,
seperti kaktus atau daun monstera. Tanaman hijau dapat menetralkan udara sehingga menjadi lebih sehat. Variasikan dengan berbagai macam bentuk vas cantik sehingga lebih menarik.
Laporan Annisa Mutiara
Sumber: The Spruce
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya