Penyebab Gempa Donggala: Sesar Geser Palu Koro

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Jumat, 28 September 2018 21:40
Penyebab Gempa Donggala: Sesar Geser Palu Koro
"Terjadi mekanisme pergerakan dari struktur batuan dari mekanisme sesar Palu Koro"

Dream - Tsunami terjadi di wilayah Palu setelah terjadi gempa besar 7,7 Skala Richter (SR) di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah sekitar pukul 17.02 WIB.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, gempa itu termasuk dalam kategori gempa bumi dangkal karena berada pada kedalaman 10 kilometer.

Skeitar pukul 17.22 WIB, tsunami datang dengan ketinggian satu setengah meter. Dwikora menjelaskan, tsunami itu muncul karena adanya pergerakan dari sesar Palu Koro.

" Akibat sesar geser Palu Koro, mekanisme pergerakan dari struktur batuan dengan mekanisme sesar mendatar," kata Dwikora, Jumat 28 September 2018.

Akibat gempa itu, Palu dilanda tsunami sekitar 1,5 sampai 3 meter. Dwikora memastikan air tsunami telah surut dan BMKG juga telah mengakhiri peringatan adanya musibah tersebut.

" Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang," kata dia.

 

1 dari 2 halaman

Gempa 7,7 SR di Donggala, Palu Tsunami Sekitar 2-3 Meter

Dream - Gempa dahsyat 7,7 Skala Richter mengguncang kawasan Donggala, Sulawesi Tengah. Gempa ini menyebabkan gelombang tsunami.

" Ini tsunami sudah terjadi, BMKG bilang sudah berakhir, artinya tsunami sudah enggak ada lagi, daerah pantai Palu sudah aman, tsunami sudah terjadi beberapa waktu lalu, kemungkinan 1,5 meter sampai 2 meter," ujar Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BKMG, Rahmat Triyono, dikutip dari merdeka.com, Jumat 28 September 2018.

Rahmat memastikan tsunami sudah berakhir. Dia mengimbau masyarakat untuk kembali ke rumah masing-masing.

" Tsunami terjadi saat terjadi gempa, waktu tempuh (tsunami) hanya beberapa KM dan waktu tiba kurang dari 30 menit, artinya lebih dari itu tsunami sudah sampai. Itu (tsunami) sudah terjadi menghantam di kota Palu, dan air sudah kembali ke laut, artinya masyarakat bisa kembali ke rumah-rumah lagi karena tsunami sudah enggak terjadi," kata dia.

Sebelumnya, BMKG sempat mengeluarkan peringatan diri tsunami sekitar pukul 17.02 WIB atau 18.02 WITA. Peringatan tersebut bersamaan dengan terdeteksinya gempa.

Beberapa menit kemudian, BMKG mencabut peringatan dini tersebut. BMKG juga menyatakan terdapat tiga gempa dahsyat susulan dengan kekuatan 6,1 dan 5,6 SR, lalu meningkat 7,4 SR.

2 dari 2 halaman

Peringatan Tsunami di Donggala Dicabut

Dream - Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencabut peringatan dini tsunami pada gempa 7,7 SR yang mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah.

" #Peringatan dini TSUNAMI yang disebabkan oleh gempa mag:7.7, tanggal: 28-Sep-18 17:02:45 WIB, dinyatakan telah berakhir," tulis BMKG di Twitter, diakses pada Jumat 28 September 2018.

Sempat terjadi dua gempa susulan di lokasi yang sama. Gempa susulan pertama berkekuatan 6,1 SR, sedangkan gempa susulan kedua berkekuatan 5,5 SR.

Titik gempa berada di jarak 13 Kilometer dari Donggala dengan kedalaman 10 kilometer.

 

Beri Komentar
Anak Millenial Wajib Tahu, Ini Tips Umroh Tenang Tanpa Utang