Israel Ancam Perang Habis-habisan Lawan Palestina

Reporter : Eko Huda S
Rabu, 26 Februari 2020 08:00
Israel Ancam Perang Habis-habisan Lawan Palestina
Israel menyebut ada 50 roket yang diluncurkan dari Gaza ke wilayah mereka.

Dream - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan, negaranya akan terus mengerahkan pasukannya bila kelompok-kelompok bersenjata di Gaza tidak menghentikan serangan misil. Dia mengancam bakal menyerang Gaza.

Menurut laman rt.com, rudal-rudal dari Gaza terus menghujani sejumlah wilayah Israel. Pada Senin 24 Februari 2020, sirine peringatan bahaya terus berbunyi. Israel menyebut ada 50 roket yang diluncurkan dari Gaza ke wilayah mereka, 90 persen di antaranya bisa ditangkis.

Serangan rudal itu mendapat balasan dari Israel. Melalui Twitter, Pasukan Pertahanan Israel mengklaim telah melancarkan serangan ke Gaza.

" Kami sekarang menyerang dengan pesawat, tank, dan helikopter," kata Netanyahu saat meninjau baterai sistem pertahanan udara Iron Dome di wilayah Ashdod.

1 dari 2 halaman

Netanyahu juga menyampaikan pesan khusus untuk pemimpin Hamas dan militan Palestinian Islamic Jihad (PIJ). Dia bahkan kembali mengeluarkan ancaman saat mendatangi pendudukan Ariel di Tepi Barat.

" Saya tidak berencana untuk menyerah. Di luar serangan keras terhadap musuh-musuh kita, Hamas dan Jihad Islam perlu memahami - [serangan rudal terhadap Israel] ini tidak akan berlanjut. Jika mereka tidak sepenuhnya berhenti, kami harus mengaktifkan rencana yang kami siapkan untuk kampanye luas," ancam Netanyahu.

Dia mengaku sadar dengan harga yang harus dibayar oleh pasukan Israel dan keluarganya dengan kampanye perang itu.

" Saya tidak terburu-buru berperang," kata Netanyahu, tetapi jika Israel terpaksa melancarkan serangan besar, " celakalah Hamas dan Jihad Islam ketika hari itu tiba! Itu pilihan mereka."

2 dari 2 halaman

Netanyahu menegaskan, ancamannya itu bukanlah omong kosong dan dia akan 'melakukan yang perlu dilakukan' untuk melindungi warganya di wilayah selatan.

Sementara, kelompok Islamic Jihad mengatakan bahwa 'respons militer' terhadap Israel telah cukup. Setidaknya untuk saat ini.

Serangan itu dilancarkan setelah muncul video yang menunjukkan tentara Israel membunuh dan menyeret warga Palestina.

Beri Komentar
Istri Akui Cemburuan, Daus Mini: Coverboy Sih Nggak ya