Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Istana Mewah Michael Jackson, Neverland, Siap Dilego (sumber: Http://www.thepinnaclelist.com)
Dream - Meski sudah meninggal, nama pesohor Michael Jackson seolah tak pernah mati. Kabar terakhir seputar kehidupan megabintang ini adalah penjualan salah satu rumah impiannya, Neverland.
Sebuah informasi bahkan menyebutkan istana impian Michael Jackson ini kemungkinan bakal jatuh ke tangan pemilik uang dari negara muslim, Qatar.
Dikutip Dream dari laman Arabianbusiness, Selasa, 5 Agustus 2014, perusahaan pengelola keuangan Amerika Serikat (AS), Colony Capital dikabarkan telah siap menjual rumah milik mantan anggota Jackson Five tersebut.
Colony Capital saat ini memang menjadi pemilik rumah Neverland dan dikabarkan memiliki keterikatan dengan para pemilik dana dari Qatar.
Neverland adalah sebuah rumah, atau lebih layak disebut istana, dengan luas mencapai 2.680 are. Terletak di barat laut Los Angeles, Colony Capital membeli rumah ini seharga US$ 23,5 juta pada November 2008.
" Kami saat ini berpikir untuk menjual rumah ini," kata pendiri Colony Capital, Thomas Barrack Jr seperti dilaporkan Bloomberg.
Saat ini, harga rumah Neverland ditaksir telah merangkak naik menjadi US$ 30,3 juta.
Juru bicara Jackson mengakui seluruh hak jual Neverland memang telah diserahkan kepada Colony. Perjanjian ini dibuat ketika Jackson masih hidup.
" Kami berharap dan percaya pemilik baru rumah Jackson ini akan menghargai nilai sejarah dari properti tersebut," ujar juru bicara tersebut.
Meski belum ada penawaran resmi sejak ditawarkan, banyak kalangan yakin rumah tersebut akan jatuh ke tangan pemilik uang dari Qatar. Alasannya, Barrack dan Colony Capital telah lama menjalin hubungan dengan Qatar dan bekerja sama dalam proses pembelian berbagai aset di masa lalu.
Pada 2010, Barrack menggandeng Qatar Investment Authority untuk menjadi salah satu investor dari perusahaan studio Hollywood, Miramax.
Barrack juga sukses menjual klub sepakbola ternama Perancis, Paris St Germain ke salah satu investor Qatar. Sementara resort mewah di Sardinia, Smeralda Holding berhasil dilego ke perusahaan Timur Tengah dengan nilai mencapai US$ 1 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya