Jusuf Kalla Serahkan 3.900 Alat untuk Disinfektan Masjid

Reporter : Mutia Nugraheni
Minggu, 13 September 2020 14:29
Jusuf Kalla Serahkan 3.900 Alat untuk Disinfektan Masjid
Idealnya tiap masjid memiliki fasilitas disinfektan sendiri demi melindungi umat dari penularan Covid-19.

Dream - Pandemi Covid-19 di Indonesia, khususnya di Jakarta belum terkendali dengan baik. Masjid sebagai tempat ibadah yang didatangi banyak orang, sangat berisiko menjadi kluster Covid-19.

Untuk itu, idealnya tiap masjid memiliki fasilitas disinfektan sendiri demi melindungi umat dari penularan Covid-19. Disinfektan juga harus dilakukan secara teratur terutama di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Terkait hal ini, Ketua Umum Dewan Mesjid Indonesi (DMI) HM Jusuf Kalla menyerahkan 3.900 alat spraying mandiri kepada seluruh masjid yang ada di wilayah DKI Jakarta.

Jusuf Kalla© Dewan Masjid Indonesia

Penyerahan alat spraying mandiri ini dilaksanakan di Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta, pada hari ini, Minggu 13 September 2020. Sebelumnya, DMI juga memberikan bantuan sebanyak 1.000 alat penyemprotan mandiri, untuk masjid-masjid di Provinsi Banten.

1 dari 2 halaman

Jusuf Kalla Raih Gelar Doktor Kehormatan dari ITB

Dream - Mantan wakil presiden, Jusuf Kalla (JK) mendapat gelar doktor kehormatan dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Pemberian gelar itu dilakukan dalam sidang terbuka di Kampus ITB, Bandung, Jawa Barat.

Ketua Tim Promotor, Prof Abdul Hakim Halim menyebutkan, JK layak mendapat gelar doktor kehormatan atas inovasi peningkatan produktivitas dalam sebuah sistem, baik di pemerintahan dan perusahaan.

© Dream

" Empat contoh kongkret inovasi yang dilakukan Jusuf Kalla ialah PT Bukaka Teknik dan konversi minyak tanah ke LPG," kata Abdul Hakim, dilaporkan Liputan6.com, Senin, 13 Januari 2020.

Selain itu, JK juga menggelar bantuan uang tunai dan pembangunan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam kesempatan itu, JK menyampaikan orasi ilmiah dengan judul, Mendorong Produktivitas Meningkatkan Kesejahteraan Bangsa. Dalam orasinya, mantan Wapres yang mendampingi dua presiden berbeda itu menyebut, kunci kemakmuran suatu bangsa adalah semangat dan produktivitas.

" Negara dengan produktivitas tinggi akan mampu memproduksi barang dan jasa melebihi kebutuhan. Selisih antara apa yang diproduksi dan dikonsumsi memungkinkan mereka melakukan investasi yang pada gilirannya mendongkrak produktivitas dan kemakmuran ke taraf yang lebih tinggi," kata dia.

(Sah, Sumber: Liputan6.com/Devira Prastiwi)

2 dari 2 halaman

Pesan JK ke Santri Papua: Kalian Akan Jadi Pelopor

Dream - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Nuu Waar Al Fatih Nusantara (AFKN) Hafiz Quran dan Hadis di Kampung Bunut, Desa Tamansari, Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dalam kunjungan itu, JK berpesan ke para santri asal Papua untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya di pesantren. Sehingga, ilmu yang diperoleh dapat dimanfaatkan di tanah kelahiran mereka.

" Untuk itu saya ingin menyampaikan bahwa kalian selama belajar di pondok ini agar belajar dengan serius dan menimba ilmu sebanyak banyaknya selama belajar di Pondok ini," kata JK, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 31 Oktober 2019.

JK, yang didampingi Ustaz Fadlan Garamatan, mengaku baru pertama kali mengunjungi pesantren tersebut. Dia menyebut, beberapa kali ingin menyambangi pesantren itu, namun batal.

" Saya merasa bersyukur karena akhirnya dapat mengunjungi pondok ini, setelah beberapa kali direncanakan," ujar JK.

Pondok pesantren AFKN memiliki santri yang didominasi dari Papua. Sebanyak 95 persen dari 750 santrinya berasal dari Bumi Cendrawasih.

Mereka dididik di pesantren ini secara gratis dan diharapkan kelak kembali ke daerahnya dan menjadi pelopor bagi masyarakat tempat asalnya.

Beri Komentar