Kain Batik Hitam Penutup Jenazah Ani Yudhoyono Disiapkan untuk Seragam Lebaran

Reporter : Eko Huda S
Senin, 3 Juni 2019 18:07
Kain Batik Hitam Penutup Jenazah Ani Yudhoyono Disiapkan untuk Seragam Lebaran
"Jadi ingin dirayakan di rumah sakit bersama suami, anak dan cucunya. Tidak kesampaian Ibu Ani tanggal 1 Juni pergi dan jenazah akhirnya diselimuti oleh batik," kata Andi.

Dream - Kain hitam bermotif batik cokelat dan putih yang digunakan untuk menutup jenazah Ani Yudhoyono menyimpan kisah. Rupanya, kain batik tersebut sudah disiapkan jauh-jauh hari untuk dipakai sebagai seragam Lebaran keluarga Yudhoyono.

" Ibu Ani punya tradisi di keluarganya bagus sekali. Kalau mau bersama anak dan cucunya setiap Lebaran itu seragam. Kemarin memang Bu Ani merancang agar Lebaran di NUH dengan seragam yang sama, warna hitam itu," kata Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief, dikutip dari Merdeka.com, Senin 3 Juni 2019.

Menurut Andi, Ibu Ani ingin merayakan hari raya Idul Fitri menggunakan batik hitam di rumah sakit bersama keluarga. Namun, Tuhan punya takdir lain untuk putri Sarwo Edhie Wibowo tersebut.

" Jadi ingin dirayakan di rumah sakit bersama suami, anak dan cucunya. Tidak kesampaian Ibu Ani tanggal 1 Juni pergi dan jenazah akhirnya diselimuti oleh batik. Jadi sebenarnya itu dengan batik," terangnya.

Ani Yudhoyono meninggal dunia di National University Hospital Singapura pada Sabtu 1 Juni 2019. Ibu Ani wafat setelah dirawat untuk pengobatan kanker darah. Jasad Ibu Ani dimakamkan di taman Makam Paahlawan Kalibata, Minggu 2 Juni 2019.

1 dari 3 halaman

Ani Yudhoyono Datangi Annisa Pohan, Pamit

Dream - Kabar meninggalnya Ani Yudhoyono tidak hanya menjadi duka keluarga saja. Tapi juga masyarakat Indonesia. Istri Presiden ke enam Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, itu wafat di Singapura pada Sabtu 1 Juni 2019.

Sebelum Ibu Ani meninggal dunia, sang menantu, Annisa Pohan, mengaku memiliki firasat. Dia mengatakan, sang ibu mertua --yang karib disapa Memo-- pamit melalui mimpinya pada Kamis, 30 Mei 2019. Saat itu, ia sedang berada di rumahnya di Jakarta.

" Pagi-pagi itu saya sebentar tidur 2-3 menit, tiba-tiba ibu manggil dan itu di rumah saya di Jakarta. Biasanya ibu kalau manggil saya itu keras banget 'Mom, Mom'," kata Annisa.

2 dari 3 halaman

Pamit

Dalam mimpinya, istri Agus Harimurti Yudhoyono itu sempat heran dengan kehadiran Ibu Ani yang berada di rumah.

" Loh ini kan rumah saya padahal harusnya ibu di Singapura. Ibu memang kelihatan sudah sakit tapi belum kelihatan separah yang terakhir. Saya tanya, 'Kok di sini? ngapain?'," kata Annisa.

Dalam mimpi Annisa Pohan itu, Ibu Ani sempat pamit akan berpisah dengan SBY. Tak hanya itu, Ibu Ani juga meminta kepada Annisa mencarikan curriculum vitae SBY.

" Katanya 'Kan Memo dan Pepo mau pisah'. Saya tanya mau ke mana Memo, lalu beliau jawab 'Mau mencari aktivitas lain," ucap dia.

3 dari 3 halaman

Kondisi Ibu Ani Sebelum Meninggal

Setelah itu, Annisa terbangun dari tidurnya dan langsung menangis. Annisa kemudian menerima pesan dari sang suami untuk segera berangkat ke Singapura.

" Itu udah pertanda enggak enak buat saya. Saya buru-buru langsung ke bandara padahal pesawat 4.30 (sore), tapi saya dari siang habis Zuhur langsung berangkat," ujar dia.

Sesampainya di National University Hospital, Annisa menyaksikan kondisi sang mertua sudah semakin memburuk.

" Memang pas saya sampai sana Ibu sudah sesak sekali napasnya. Firasat saya sudah enggak enak aja," kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Zulfa Ayu Sundari)

Beri Komentar
Yenny Wahid Rilis Produk Kecantikan Halal