Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kala Anak Razia Ayahnya Sendiri (Instagram @satlantaspolresbojonegoro
Dream - Polisi tidak boleh pandang bulu dalam melaksanakan tugasnya. Termasuk saat melakukan razia pengendara di jalanan. Demi menegakkan aturan, semua harus diperlakukan sama.
Seperti anggota Satuan Lalu Lintas Polres Bojonegoro, Jawa Timur, berikut ini. Saat turut melakukan operasi Patuh Semeru 2019, sang polisi mencegat sang ayah yang saat itu melintas di jalanan.
Meski sang pengendara merupakan ayah kandung, sang pilisi tetap menanyakan kelengkapan surat-surat kendaraan, mulai Surat Izin Mengemusi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Dan, sang ayah menunjukkan surat-surat yang diminta. Sang ayah tidak mengandalkan jabatan sang anak yang menjadi bagian petugas dalam operasi tersebut.
" Tadinya juga kaget yang memeriksa anak sendiri, tapi tidak apa memang kita kalau berkendara kan harus lengkap jadi tidak khawatir," ujar sang bapak, dikutip akun Instagram Satlantas Polres Bojonegoro.
" Tadinya juga kaget yang memeriksa anak saya sendiri, tapi tidak apa memang kita kalo berkendara kan harus lengkap jadi tidak perlu khawatir," kata dia.
Satlantas Polres Bojonegoro juga mengatakan, kalau bapak tersebut tertib dalam berlalu lintas.
Di kolom komentar, sang adik dari polisi juga turut bersuara dengan viralnya kakak dan ayahnya.
" Alhamdulilah bapak dan kaka saya jadi viral," kata @yusufagungpangestu.
Dream – Biasanya, polisi menilang pengemudi motor yang tidak menggunakan helm atau melanggar peratura lalu lintas. Tapi, polisi yang menilang pengendara sepeda motor di Distrik Ponda, Goa, India, justru bikin perut tak kuasa menahan tawa.
Polisi itu menilang pengemudi sepeda motor karena tidak mengenakan sabuk pengaman.
Dilansir dari Rushlane, Selasa 20 Juni 2017, seorang pembalap bernama Satish S. Naik, ditilang polisi di seberang kantor polisi Agarim ketika lalu lintas sedang ruwet.
Dia ditilang karena tidak memakai helm ketika sedang mengendarai motor Bullet jenis GA-5 K 2432. Satish pun dikenakan denda 100 rupee (Rp20.638).
Namun alangkah kagetnya dia saat membaca surat tilangnya. Si polisi menuliskan jika Satish ditilang karena tidak menggunakan sabuk pengaman. Tentu saja pengendara sepeda motor tidak perlu mengenakan sabuk pengaman jika sedang mengendarai kendaraan roda duanya itu.
Polisi yang menilangnya justru salah menulis pelanggaran yang diperbuat Satish.
Sekadar informasi, memakai helm menjadi aturan wajib bagi pengendara sepeda motor di India. Tujuannya tidak lain adalah untuk melindungi diri mereka ketika berkendara. Berikut ini adalah surat tilangnya.

Dream – Ada-ada saja kelakuan penegendara yang berhadapan dengan polisi saat ditilang. Banyak pengendara yang malah tancap gas. Ada juga yang marah-marah. Tak sedikit pula yang pura-pura nangis. Memelas.
Beda lagi dengan gaya pria ini. Saat hendak ditilang, pria ini justru melakukan gerakan-gerakan aneh. Dia seolah menari di hadapan polisi yang hendak menilangnya.
Dalam video yang diunggah ke Instagram oleh akun @polres_palangkaraya, seorang polisi menyebut pria tersebut sedang melakukan transfer ilmu. Tapi, proses tilang tetap berjalan.
“ Tilang tetap jalan,” kata dia.

Aksi itu bahkan membuat polisi lainnya tergelak dan mengingatkan rekannya untuk berhati-hati. “ Awas-awas kena,” kata polisi yang lain.
Sekadar informasi, razia ini tak dilakukan di Palangkaraya. Razia operasi patuh ini dilakukan oleh Satuan PJR Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah.
“ Sabar, Pak. Polisi hanya melaksanakan tugas sesuai dengan Undang-Undang. Jangan terbawa emosi, Pak,” tulis @polres_palangkaraya.
Warganet tertawa melihat aksi konyol pengemudi yang terjaring razia. Mereka menertawakan “ ilmu” yang sedang diperagakan oleh pria itu.
“ Anjayy. Ilmu kanuragan masuk, tilang tetap jalan,” tulis @acil_erra.
“ Manusia yang ditilang, kok, jin yang berontak? Patut diapresiasi kesetiakawanan jin ini,” tulis @ebong_bingan.
View this post on InstagramA post shared by Polres Palangka Raya (@polres_palangkaraya) on
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya