Kemenag Gelar Seleksi Petugas Haji 2019

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Senin, 25 Februari 2019 18:02
Kemenag Gelar Seleksi Petugas Haji 2019
Peserta dijawibkan menjawab 100 soal mengenai manasik, regulasi haji, hingga keperluan haji.

Dream - Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh (Ditjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag) mulai menggelar seleksi calon petugas haji 2019 hari ini, Senin, 25 Februari 2019 di seluruh Kantor Wilayah Kemenag.

" Hari ini seleksi digelar serentak di Kankemenag Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia," ujar Direktur Bina Haji, Khoirizi dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin, 25 Februari 2019.

Seleksi ini bertujuan untuk merekrut petugas kelompok tersebut (kloter) dan non kloter. Dia menjelaskan, Kementerian Agama membagi jemaah haji dalam 511 kloter.

Setiap kloternya, ada lima petugas terdiri dari tiga petugas kesehatan, satu pemandu haji dan satu pembimbing ibadah haji. Total, dibutuhkan petugas haji kloter sebanyak 1.022 orang dari Kementerian Agama (Kemenag) dan 1.533 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

" Jadi, untuk komposisi petugas kloter terdiri 40 persen, petugas Kemenag dan 60 persen petugas Kemenkes," ucap dia.

Khoirizi mengatakan, petugas non kloter yang akan direkrut dari Kemenag sebanyak 914 orang, 312 petugas lainnya dari Kemenkes. Selain itu, Kemenag juga akan merekrut 914 orang lain untuk jadi petugas haji dari TNI/Polri, Media Center Haji (MCH), perguruan tinggi, Badan Pusat Statistik (BPS), konsultan ibadah, masyarakat.

" Selama di Saudi, petugas non kloter akan bertugas pada bidang layanan umum yang mencakup akomodasi, transportasi, dan konsumsi. Juga layanan bimbingan ibadah, perlindungan, keamanan, termasuk publikasi," ucap dia.

" Sementara 312 (petugas) non-kloter Kemenkes, akan fokus pada layanan kesehatan jemaah haji," kata dia. 

 

1 dari 1 halaman

Diawasi dengan Ketat

Seleksi petugas haji 2019© Istimewa

Seleksi petugas haji 2019

Dalam seleksi ini, para peserta diwajibkan menjawab 100 soal dengan komposisi pengetahuan manasik (fiqh) 15 persen, manasik lanjutan 15 persen, umum 15 persen, regulasi perhajian 15 persen, akomodasi haji 10 persen, transportasi haji 10 persen, konsumsi haji 10 persen, dan Siskohat 10 persen.

" Pengawasan proses seleksi dilakukan oleh KPHI dan Itjen Kemenag," kata dia.

Hasil seleksi yang dilaksanakan di Kantor Wilayah Kabupaten/Kota ini akan diumumkan pada 28 Februari 2019 mendatang. Peserta yang lolos nantinya akan mengikuti seleksi tingkat provinsi pada 5 Maret 2019.

" Hasil seleksi tingkat provinsi akan diumumkan pada 8 Maret di Kanwil Kemenag Provinsi," ujar Khoirizi.

Setelah hasil pengumuman pada 8 Maret 2018, Kakanwil Kemenag wilayah masing-masing akan melaporkan kepada Ditjen PHU. Nantinya, daftar tersebut akan ditetapkan sebagai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019.

Khoirizi melanjutkan, bagi pejabat tingkat Eselon I yang ingin mengikuti seleksi petugas haji, akan diselenggarakan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta pada 4 April 2019. (ism)

Beri Komentar