Masya Allah, Tukang Sampah Kembalikan Uang Rp12 Juta yang Ditemukan

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 25 Februari 2019 14:00
Masya Allah, Tukang Sampah Kembalikan Uang Rp12 Juta yang Ditemukan
Keterbatasan ekonomi tidak menghalangi wanita ini untuk merawat kejujuran.

Dream - Seorang pemungut sampah di Belopa, Luwu, Sulawesi Selatan, dikenal dengan nama Mama Rizal, membuat publik terharu. Keterbatasan ekonomi tidak menghalanginya untuk merawat kejujuran diri.

Dikutip dari Pojoksatu, pada Minggu, 24 Februari 2019, Mama Rizal menemukan uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu di tempat sampah saat mengambil sampah di depan toko retail di Belopa. Total uang itu mencapai Rp12,6 juta.

Mama Rizal lalu mengamankan uang tersebut. Dia tidak mau menyimpan maupun memakainya untuk keperluan hidup.

Beberapa saat kemudian, ternyata uang tersebut milik toko retail tempat Mama Rizal memulung. Salah seorang pekerja toko tanpa sengaja membuang kantong plastik terikat.

Si pekerja mengira kantong tersebut berisi sampah atau barang yang sudah tidak diperlukan. Dia tidak tahu isi kantong plastik itu adalah uang.

1 dari 4 halaman

Kesaksian Warga

Salah satu warga Belopa, Zulkifli, mengatakan, penemuan uang tersebut terjadi saat belum banyak masyarakat yang beraktivitas. Menurut dia, Mama Rizal menyerahkan uang itu kepada toko ritel tersebut, dibantu seorang warga.

" Uang itu dikembalikan ke Toko Alfamart melalui salah satu warga bernama Mulyadi yang kebetulan kenal dengan Mama Rizal," kata Zulkifli.

Dia pun memuji kejujuran Mama Rizal. Diketahui, Mama Rizal memang kerap diminta tolong oleh warga untuk mengangkut sisa sampah di Pasar Belopa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tallang Bulawang

Salah satu putri Mama Rizal, Nirwana, mengatakan ibunya bekerja di TPA Tallang Bulawang. " Honornya setiap bulan Rp1 juta," kata dia.

Sumber: Pojoksatu.id

2 dari 4 halaman

Cerita Menggugah Bocah 9 Tahun Kembalikan Utang Rp4 Juta

Dream – Seorang anak berusia 9 tahun di Tiongkok harus bekerja memungut sampah daur ulang. Di usia yang belum menginjak 10 tahun, dia terpaksa bekerja demi bisa membayar utang sebesar 2 ribu yuan setara Rp4,39 juta.

Tapi, ada kisah haru di baliknya.

Orang tua di Tiongkok menyuruh bocah kecil itu untuk memungut sampah. Sang anak harus membayar kembali uang yang dicuri dari dompet sang nenek.

Dilansir dari Next Shark, Minggu 14 Oktober 2018, bocah ini bernama Hanghang. Anak lelaki ini mengambil uang diam-diam dari aplikasi dompet elektronik sang nenek, WeChat, untuk membayar layanan mobile game, Golden Week. Uang yang diambilnya mencapai 2 ribu yuan (Rp4,39 juta).

Orang tua Hanghang langsung kesal ketika mengetahui perbuatan sang anak. Malah, mereka hendak memukulnya.

“ Kami sangat marah, awalnya. Hampir saja memukulnya,” kata orang tua Hanghang kepada Knews.

3 dari 4 halaman

Tak Jadi Dipukul Tapi Diberi Hukuman

Beruntung, kesadaran orang tua masih tersisa. Mereka tak memukulnya tapi memberikan hukuman. Sang anak harus mengembalikan uang yang diambil dari neneknya.

Hanghang dihukum mengumpulkan sampah daur ulang agar bisa membayar utang. Dia harus memungut sampah di lingkungan rumahnya di Chongqing, Tiongkok.

Tak jelas berapa banyak uang yang didapatkan Hanghang ketika “ bekerja”. Yang jelas, dia memerlukan waktu setahun untuk membayar kembali utangnya.

“ Kami ingin membuatnya sadar bahwa uang sangat berharga. Jadi, kami berpikir bagaimana caranya membuatnya bekerja dan menghasilkan 2 ribu yuan,” kata sang orang tua.

4 dari 4 halaman

Warganet Apresiasi Orang Tua

Warganet sosmed Tiongkok, Weibo, angkat topi dengan hukuman yang dikenakan orang tua kepada sang anak. Mereka menganggap cara yang dilakukan orang tua Hanghang sangat tepat.

“ Pendidikan orang tua ini lebih baik daripada mereka yang mencari pengembalian uang dari perusahaan game. Ketika bisa melakukan sendiri, kamu harusnya belajar untuk bertanggung jawab. Anak ini akan terdidik dengan baik,” tulis @a_fat_ball.

“ Bagi orang tuanya, cara ini sangat mendidik,” tulis @Squid_Mulberry.

“ Cara yang baik untuk menghukum (anak),” tulis @Smy_Xiamu.

Beri Komentar