Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penangkapan Pelaku Kejahatan Narkoba (Liputan6.com)
Dream - Ditres Narkoba Polda Sulawesi Selatan mengamankan pelaku pesta sabu di sebuah hotel di Jalan Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Makassar. Penangkapan dilakukan pada Sabtu malam, 23 Februari 2019.
Operasi penangkapan dijalankan usai polisi mendapatkan informasi mengenai pesta sabu. Berdasarkan informasi tersebut, para pelaku menggelar pesta di kamar 701.
" Tim khusus (Timsus) langsung bergerak ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung menuju kamar 701 sesuai informasi yang diberikan," ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, dikutip dari Pojoksatu.
Empat orang pelaku ditangkap dalam operasi ini. Tiga orang adalah polisi berpangkat Brigadir yaitu Herianto, 38 tahun, Sri Amar, 37 tahun, Ruslan, 33 tahun, yang juga anggota Brimob Detasemen A, serta seorang wanita sipil bernama Asriani, 29 tahun.
Dari lokasi kejadian, polisi menyita barang bukti sabu seberat 0,46 gram, dua bungkus alat hisap, serta uang Rp3,8 juta. Selain itu, polisi juga mengamankan satu pucuk senjata api Revolver berisi enam butir peluru.
Ketika penangkapan terjadi, Asriani tergolek di atas tempat tidur. Dia langsung menutupi diri dengan selimut.
Wajahnya tampak kusut. dia tidak menyangka bakal tertangkap polisi.
Penyelidikan sementara mengungkapkan keempat pelaku positif mengonsumsi sabu. Mereka menjalani tes urin.
" Dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan hasil urin tiga anggota Polri dan 1 orang perempuan positif methapetamine," kata Dicky.
Dari hasil pemeriksaan, kata Dicky, tiga orang polisi tersebut terlibat jaringan peredaran narkoba. Masing-masing dari mereka berperan sebagai bandar, perantara, dan kurir.
Selanjutnya, menurut Dicky, ketiga polisi tersebut sudah lama terdeteksi terlibat kejahatan narkoba. Bahkan salah satu di antara ketiganya, Herianto, merupakan disersi dan sudah direkomendasikan pemecatan.
" Jadi ketiga anggota Polri yang ditangkap bersama rekan wanitanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di sel Mapolda Sulsel," terang Dicky.
Sumber: Pojoksatu.id
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya