Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Terlalu Sering Pakai Penyaring Foto Gadis Ini Jadi Tak Percaya Diri (Foto: Mirror.co.uk)
Dream - Seorang remaja kecanduan penyaring wajah di Snapchat hingga lupa dengan wajahnya sendiri. Remaja bernama Maisie Hazelwood dari Kent, Inggris, tersebut juga mengaku ogah beralih dari tempat tidur.
Dilaporkan Mirror.co.uk, Maisie mengunduh aplikasi Snapchat pada 22 Februari 2018. Aplikasi ini membuatnya lebih suka berswafoto ketimbang biasanya.
" Saya mengunduh aplikasi itu untuk berfoto selfie meski tidak ada make-up," kata Maisie.
Maisie menggunakan berbagai penyaring foto menarik untuk memperindah foto miliknya. Tapi, setelah delapan bulan menggunakan aplikasi, ponselnya mulai bermasalah.
Sejak saat inilah dia mulai khawatir dan tak percaya diri dengan kondisi wajahnya.
Maisie bahkan tidak dapat melihat dirinya sendiri tanpa penyaring. Dia juga tidak dapat melihat wajahnya ke cermin.
Kini Maisie telah menghapus aplikasi penyaringan tersebut dan mulai belajar untuk mencintai penampilannya lagi. Dia mulai menyadari tampilan di dunia online itu tidak memberi dampak di kehidupan nyata.
" Jadi saya memaksakan diri untuk menghapus aplikasi, saya berhenti karena alasan sosial dan hanya menggunakannya untuk penyaring foto," ucap dia.
Untuk mendapatkan kembali kendali atas hidupnya, Maisie menghapus aplikasi tersebut dan memaksakan dirinya untuk tak menggunakan kamera normal di ponselnya.
" Setelah menghapusnya saya merasa sangat lega dan, meskipun butuh beberapa saat, saya perlahan bisa keluar lagi. Aku ingin orang-orang tahu untuk tidak membiarkan kecantikan alami mereka tersesat di dunia penyaring foto," ucap dia.
Snapchat mengatakan, prioritas mereka untuk membantu komunitas digital.
Perusahaan itu memperkenalkan Lensa AR sebagai cara untuk membuat orang merasa lebih nyaman berbicara dan terbebas dari stres. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya