Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Presiden Joko Widodo Memberikan Keterangan Terkait Penghentian Kerja Sama TNI Dengan Militer Australia (setkab.go.id)
Dream - Presiden Joko Widodo telah mengetahui penghentian sementara kerja sama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan militer Australia. Pria yang karib disapa dengan nama Jokowi itu mengatakan, permasalahan itu bukan perkara sepele, melainkan karena menyangkut prinsip.
" Ya, ini masalahnya biar di-clear-kan dululah, karena juga masalah itu meskipun di tingkat operasional, tapi kan masalah prinsip," ujar Jokowi, sebagaimana dikutip Dream dari laman setkab.go.id, Kamis 5 Januari 2016.
Penghentian sementara kerja sama militer Indonesia dengan Australia ini dilakukan setelah militer negeri Kanguru itu dinilai melakukan penghinaan, salah satunya dengan memelesetkan Pancasila dengan Pancagila.
Menurut Jokowi, Indonesia dan Australia telah menjalin kesepakatan untuk saling menghormati, saling menghargai, dan tidak ikut campur tangan urusan dalam negeri masing-masing. " Ini saya kira kita sepakat itu," kata Jokowi.
Meski kerja sama militer dihentikan, hubungan Indonesia dengan Australia tetap kondusif. Permasalahan yang terjadi hanya seputar teknis operasional saja. " Hanya di tingkat operasional, ini yang perlu disampaikan agar situasinya tidak panas," kata Jokowi.
Jokowi telah menugaskan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, dan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, segera menangani masalah yang terjadi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang