Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Duta Besar Ukraina Untuk Israel Yevgen Korniychuk Duta Besar Ukraina Y.Korniychuk Dan Menteri Dalam Negeri Israel A.Shaked.(Foto: Faceboo @Embassy Of Ukraine In The State Of Israel)
Dream - Duta Besar Ukraina untuk Israel Yevgen Korniychuk, mengungkapkan kekesalannya setelah negara sahabatnya itu menolak untuk memberikan ‘bantuan defisit’ atas konflik yang berlangsung dengan Rusia.
Berharap mendapat bantuan senjata, Israel hanya mengirimkan helm untuk pasukan Ukraina. Sambil menggunakan helm, Korniychuk menyindir bantuan tersebut dengan menyebut Ukraina takkan bisa membunuh tentara Rusia hanya dengan helm.
" Tolong katakan pada saya, bagaimana Anda bisa membunuh dengan (helm) ini? Tidak mungkin,” kata Korniychuk dalam konferensi pers pada Senin, 7 Maret 2022.
Korniychuk mengaku heran dengan sikap banyak negara yang takut memberikan bantuan kepada Ukraina. Alih-alih membuat Ukraina sanggup menghadapi persenjataan Rusia, banyak negara malah memberikan bantuan perlindungan untuk penduduk.
“ Itulah hal yang paling sederhana yang bisa mereka lakukan," sindir Korniychuk.
Walaupun tak memberikan bantuan mengatasi defisit persenjataan yang dihadapi Ukraina, Korniychuk berterima kasih dengan upaya Israel yang melakukan mediasi untuk perdamaian di antara Rusia dan Ukraina.
Langkah mediasi itu diketahui saat Perdana Menteri Israel Naftali Bennett sebelumnya berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow membahas terkait konflik dengan Ukraina pada Sabtu, 5 Maret 2022.

Korniychuk juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas upaya Israel dalam membantu melakukan mediasi.
" Perdana menteri mengatakan kemarin (bahwa) meskipun keberhasilan (mediasi) hanya satu persen, dia akan berusaha melakukannya… apa pun menjadi mungkin dalam rangka mencapai perdamaian," kata Korniychuk.
Menurut Korniychuk, upaya mediasi yang dilakukan Bennett lebih penting daripada persenjataan yang tidak diberikan Israel ke Ukraina.
" Ini jauh lebih penting ketimbang, misalnya, penjualan senjata atau amunisi, dan sebagainya, bahwa kami masih berjuang bersama Israel adalah isu sampingan, tapi karena keterbatasan (Israel) kami memakluminya," tambahnya.
Namun Korniychuk tetap mengulangi permohonan kepada Pemerintah Israel untuk memberikan bantuan berupa helm dan jaket anti peluru.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya