Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Prajurit TNI Bacakan Pidato Untuk Sang Ayah Yang Sudah Meninggal (Foto: YouTube D'LORENG)
Dream - Kehadiran orangtua menjadi sebuah kebanggaan ketika seorang pemuda memasuki pendidikan militer dan dilantik menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Namun hal tersebut tak bisa dirasakan oleh salah satu prajurit TNI yang telah dilantik ini. Saat perjuangannya dalam menempuh pendidikan, sang ayah telah meninggal dunia.
Pemuda itu hanya ditemani sang ibu. Dalam pelantikan itu, dia hanya bisa mengenang sang ayah dan memohon restu lewat pidato pada pelantikan itu.
Pidato pemuda yang tak diketahui namanya ini diunggah oleh akun YouTube D’LORENG pada Jumat, 11 Maret 2022.
Dalam keterangan postingannya, akun ini menjelaskan cerita sedih seorang TNI Angkatan Darat yang ayahnya telah meninggal. Dan secara mengharukan prajurit tersebut membacakan pidato di acara pelantikan.
“ Moment sedih dan mengharukan saat siswa Secaba TNI-AD membacakan pidato di hadapan para hadirin, siswa secaba TNI ini ditinggal selama nya (meninggal dunia) oleh sang ayah saat sedang menjalani pendidikan TN,” tulis akun YouTube D’LORENG.

Berita kematian sang ayah merupakan pukulan yang berat baginya. Dengan nada bergetar menahan tangis, prajurit ini membacakan teks pidatonya.
" Mendengar berita itu badan saya serasa lemas tak berdaya, ayah tercinta telah tiada,” ucap prajurit, dikutip dari YouTube D’loreng.
“ Yang ada di benak saya hanyalah ingin kembali ke rumah dan melihat terakhir kalinya jenazah ayah," lanjutnya.
Pidatonya tetap berlanjut, sang ibu pun menghampiri dan berdiri di sampingnya. Bersama dengan pidatonya, ia menitipkan doa restu kepada sang ayah yang sudah berbeda dunia.
" Ayah kini aku telah dilantik menjadi Bintara, semoga ayah tenang di sisi-Nya. Ibu aku mohon doa restu agar anakmu bisa berdiri tegar melanjutkan pendidikan kejuruan nanti,” ucap prajurit.
Sang ibu terlihat terharu, ia bahkan menangis dan berusaha mengusap air mata dengan tisu. Namun tangisannya tak bisa berhenti, ketika sang anak sujud di kakinya.

“ Ibu izinkan aku sujud di kakimu," ucap prajurit.
Tidak hanya ibu dan sang prajurit yang sedih. Kesedihan dari momen haru ini pun mengalir ke warganet.
“ Semangat Selalu, Almarhum Pasti Sngt Bangga,” tulis warganet.
“ Berpidato dgn suara tertahan dan gemetar menahan tangis,” tulis warganet.
“ Tak terasa air mata mengalir,” tulis warganet,
“ semoga ayahnya husnul khotimah ,ya allah cuma bisa nangis terharu,” tulis warganet.
Sumber: YouTube D’loreng
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya