Kecanduan Mobile Legend, Wanita Asal Pontianak Bobol Bank Rp1,8 M

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Minggu, 19 Mei 2019 12:27
Kecanduan Mobile Legend, Wanita Asal Pontianak Bobol Bank Rp1,8 M
Bank curiga saat akun uang virtual wanita itu tak pernah berubah padahal sering transaksi.

Dream – Gara-gara kecanduan main game online, seorang wanita harus berurusan dengan polisi. Dia melakukan pencurian sekaligus pencucian uang.

Tak tanggung-tanggung, wanita ini membobol bank dengan nominal Rp1,8 miliar.

Dikutip dari Liputan6.com, Minggu 19 Mei 2019, Wakil Direskrimum Polda Metro Jaya AKBP, Ade Ari, mengatakan perempuan berinisial YS ini membobol bank.

“ Seorang tersangka perempuan berinisial YS tidak bekerja asal Pontianak telah berhasil membobol sebuah bank sehingga salah satu bank ini mengalami kerugian Rp 1,8 miliar," kata Ade di Jakarta.

Dia mengatakan perempuan ini punya akun game online Mobile Legend. Di permainan itu, YS ingin belanja fasilitas yang tersedia. Saat proses pembelian, operator bank mengarahkan YS ke akun virtual.

Transaksi rampung dan YS punya fasilitas yang diinginkan. Tapi, debet rekening YS tidak berkurang.

1 dari 1 halaman

Kok Bisa?

Tindakan itu kemudian terus dilakukan YS berulang kali hingga menyentuh angka Rp1,8 miliar. Setiap pembelian fasilitas atau barang yang dijual di game tersebut dipatok harga berkisar Rp100 ribu—Rp300 ribu.

" Ternyata uangnya tidak terdebet artinya tersangka ini tidak berkurang uangnya sehingga hal ini menimbulkan kerugian bagi bank yang bekerjasama dengan pemilik game. Tersangka mengulangi perbuatannya berkali-kali dan bank harus membayar Rp1,8 miliar kepada pemilik game," kata dia

Ade menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku sudah bermain Mobile Legend selama satu tahun, hanya saja polisi masih melakukan proses pengembangan atas tindakan tersangka yang melakukan transaksi fiktif tersebut.

Atas perbuatan YS, polisi menjeratnya dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian jo Pasal 85 undang-undang nomor 3 tahun 2011 tentang transfer dana. " Kami juga jerat dengan pasal tindak pidana pencucian uang," kata dia.

(Sah, Sumber: Liputan6.com/Hari Ariyanti)

Beri Komentar
Detik-Detik Jokowi Umumkan Kabinet Indonesia Maju