Kisah Iskandar, Calon Haji Berusia 108 Tahun dari Papua

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 3 Juli 2019 15:00
Kisah Iskandar, Calon Haji Berusia 108 Tahun dari Papua
Menjaga stamina karena rajin bersepeda dan jalan kaki.

Dream - Iskandar, warga Kampung Harapan Makmur, Kurik II, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, menjadi salah satu calon jemaah haji tertua yang berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Iskandar telah berumur 108 tahun.

Meski telah berusia lanjut, Iskandar punya stamina yang tangguh. Dikutip dari laman Liputan6.com, Rabu 3 Juli 2019, sang anak sulung, Siti Kotidjah, mengatakan bahwa ayahnya rajin bersepeda dan berjalan kaki keliling kampung untuk menjaga stamina.

Semangatnya berjalan kaki dan bersepeda semakin tinggi ketika tahu akan berangkat haji tahun ini.

" Waktu menunggu untuk keberangkatan haji, bapak selama tiga tahun. Ini dikarenakan masuk kategori lansia. Syukurlah bapak sehat sampai sekarang," kata Siti.

Siti mengatakan, Iskandar kini sedang mengonsumsi obat kolesterol dan penurun darah tinggi. " Dokter sudah berikan persiapan obat satu bulan untuk di Tanah Suci. Dokter bilang aman, Bapak tak ada masalah dan bisa berangkat haji," ujar dia.

1 dari 6 halaman

Berangkat Bersama 27 Warga Lain

Siti menyebut, Iskandar telah tinggal di Merauke sejak 1980. Sejak tinggal di sana, Iskandar bekerja sebagai petani dan berjualan ikan asin dan madu keliling.

" Ini yang menyebabkan bapak tak pernah lepas dari sepeda ontelnya. Sudah enggak tahu berapa banyak sepeda yang bapak punya," kata dia.

Iskandar berangkat ke Tanah Suci berkat uang patungan dari empat anaknya. Dia berangkat sendiri, tanpa pendampingan anaknya untuk pergi ke Tanah Suci.

Meski demikian, Siti tak khawatir dengan kondisi sang ayah. Sebab, Iskandar akan berangkat bersama 27 orang calon jemaah haji Distrik Kurik.

Provinsi Papua rencananya akan memberangkatkan 1.395 orang calon jemaah haji. Kepala Bidang Haji dan Binmas Islam Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Papua, Ahmad Furu, mengatakan, rata-rata waktu tunggu keberangkatan haji dari Papua sekitar tujuh tahun. Sementara untuk para lansia paling lama tiga tahun.

Sumber: Liputan6.com/Katharina Janur

2 dari 6 halaman

Alasan Menggetarkan Deddy Corbuzier Tolak Umroh & Haji Gratis

Dream -  Deddy Corbuzier mengaku mendapatkan puluhan tawaran umroh dan haji gratis dari travel perjalanan umroh dan haji. Dia merasa tawaran tersebut merupakan salah satu berkah luar biasa yang dirasakannya sejak menjadi mualaf.

Meski bersyukur mendapatkan hadiah yang disebutnya sebagai rahmat tersebut, ayah satu anaknya itu terpaksa menolaknya.

" Masha Allah.. Semenjak saya Mualaf puluhan Travel Agency Dan orang orang baik menawarkan saya untuk Umroh bahkan naik Haji Gratis VIP.. Rahmat Allah begitu luar biasa..," tulis Deddy Corbuzier dikutip Dream, Senin 1 Juli 2019.

 deddy corbuzier© deddy corbuzier

Pria dengan nama lahir, Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo, menegaskan belum pantas mendapatkan hadiah-hadiah tersebut. Dia merasa masih banyak orang yang lebih pantas menerima penawaran tersebut. 

Deddy menyadari hal tersebut setelah secara tak sengaja menemukan postingan di akun Instagramnya. Dalam unggahan itu, dia baru mengetahui jika banyak orang yang lebih membutuhkan umroh atau haji gratis dibandingkannya. 

" Ternyata masih banyak mereka yang LEBIH membutuhkan " Gratis' di bandingkan saya... Lebih pantas di bandingkan saya..,"  ucapnya.

Pria bertubuh kekar ini menegaskan akan menjalankan ibadah umroh dan haji sesuai panggilan jiwanya. Dia juga berjanji akan pergi ke Tanah Suci tanpa merepotkan orang lain. 

Sebaliknya, Deddy malah menyarankan agar perusahaan yang mengajarkan umroh dan haji gratis kepadanya untuk menawarkan hadiah itu kepada 10 orang yang membutuhkan. 

" Let's help those who really needed. Atau gimana kalau yg ngasih saya gratis.. Saya minta tambah 10 buat yang tidak mampu.. I think its a great idea,"  kata Deddy yang menegaskan akan segera menghapus unggahan tersebut.(Sah)

3 dari 6 halaman

Diusulkan Indonesia, Saudi Kaji Tenda Haji Bertingkat di Mina

Dream - Pemerintah Arab Saudi mengkaji usulan Kementerian Agama (Kemenag) untuk menyediakan tenda haji bertingkat. Usulan ini muncul mengingat terbatasnya lahan di Mina untuk mabit para jemaah haji.

Bahkan telah ada prototipe tenda bertingkat untuk jemaah haji. Tenda tersebut dipamerkan saat penyelenggaraan Expo Masyair.

Direktur Layanan Haji Luar Negeri Kemenag, Sri Ilham Lubis, membenarkan Saudi tengah menjajaki kemungkinan penyediaan tenda bertingkat. Tetapi, kebijakan tidak akan diberlakukan pada musim haji tahun ini.

" Berdasarkan informasi dari Ketua Muassasah Asia Tenggara, Amin Indragiri, proyek penyediaan tenda bertingkat tidak untuk dilaksanakan tahun ini," ujar Sri Ilham, dikutip dari Kemenag.go.id.

Beredar foto dan video di media sosial berisi gambar tenda haji bertingkat. Disebutkan tenda itu terdiri dari dua lantai dilengkapi toilet.

" Foto dan video yang viral itu hanya contoh untuk diujicobakan pelaksanaannya, bisa jadi untuk tahun depan. Contoh tenda tersebut berada di pameran," kata Sri Ilham.

4 dari 6 halaman

Terobosan untuk Mina

Selanjutnya, Sri Ilham menilai tenda bertingkat merupakan terobosan yang tepat. Jumlah jemaah yang bisa ditampung bisa semakin banyak.

" Terobosan ini baik. Semoga bisa segera diterapkan dan menjadi solusi atas keterbatasan areal yang ada di Mina, dan jemaah bisa lebih nyaman dalam beribadah," kata dia.

Setiap musim haji, Mina selalu dipenuhi jemaah yang melakukan mabid (bermalam). Para jemaah haji harus beribadah di lahan yang terbatas.

Area Mina tidak bisa diperluas karena terbentur ketentuan syariat. Di sisi lain, jumlah jemaah haji dari seluruh dunia terus bertambah dari tahun ke tahun.

Sementara, fasilitas yang tersedia di Mina, utamanya toilet, menjadi sangat terbatas. Alhasil, antrean jemaah untuk ke toilet selalu jadi pemandangan di Mina setiap kali musim haji.

5 dari 6 halaman

Tiga Masakan Daerah Sambut Jemaah Haji di Tanah Suci

6 dari 6 halaman

Rumus Menu

Sementara itu, kata Abdullah, khusus di Mekah, para penyedia katering pun telah berkomitmen akan menyajikan menu tambahan bubur kacang hijau usai sholat Jumat.

" Jadi bagi jemaah yang misalnya tinggal di Mekah selama 20 hari, maka paling tidak, dia minimal dapat menikmati bubur kacang hijau sebanyak dua kali," kata dia.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis, menambahkan selain menu masakan zonasi, Kemenag juga menyiapkan rumus 2,3,4, dan 5.

" Rumusan 2,3,4, dan 5 pada penyusunan menu katering, adalah hasil masukan jemaah pada survei indeks kepuasan di tahun lalu," kata Sri Ilham.

Rumusan itu ialah dua kali menu telur, tiga kali menu daging, empat kali menu ayam, dan lima kali menu ikan.  (ism)

Beri Komentar
Potret Aktifitas Prisia Nasution Saat Jelajahi Alam