Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi Mudik (Foto: Shutterstock)
Dream - Pemerintah melarang masyarakat untuk mudik Lebaran 2021. Kebijakan itu dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona yang hingga kini masih tinggi.
Meski demikian, masih banyak warga yang nekat mudik. Buktinya, beberapa hari lalu beredar video jebolnya penyekatan yang dilakukan oleh polisi.
Banyak alasan masyarakat yang nekat mudik di tengah pandemi Covid-19. Tak hanya ingin bersilaturahim dengan keluarga di kampung karena sudah lama tidak bertemu. Beberapa di antara mereka punya alasan yang lebih urgent.
Seperti kisah Aji berikut ini. Pemuda 26 tahun itu nekat bermotor dari Jakarta menuju kampung halamannya di Pemalang, Jawa Tengah. Dia tidak bisa menunda mudik karena harus menikah di kampung.
Beruntung, di titik penyekatan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ia diperbolehkan lewat.
Sebelum melanjutkan perjalanan dari pos penyekatan Karawang, ia harus menjalani pemeriksaan tes antigen di Posko Penyekatan Tanjungpura, Karawang. Ia melakukan itu lantaran tak memiliki surat bebas Covid-19 untuk mudik ke kampung halaman.
Saat hendak diputarbalik ke arah Jakarta, pemudik ini sempat memohon-mohon kepada petugas polisi agar dibiarkan melanjutkan perjalanannya. Dia beralasan akan melangsungkan pernikahan di Pemalang pada 21 Mei 2021.
" Saya mau mudik ke Pemalang, karena saya mau menikah. Insya Allah akad nikahnya tanggal 21 Mei," kata Aji, dikutip dari merdeka.com, Senin 10 Mei 2021.
Petugas kemudian mengarahkan Aji untuk menjalani tes antigen dan mendapat hasil tet negatif Covid-19. Ia pun akhirnya dibolehkan melanjutkan perjalanan ke kampung halaman.
Informasi yang dihimpun, Pos Penyekatan Tanjung Pura Karawang telah memeriksa 63 pemudik untuk dilakukan tes antigen.
Sumber: merdeka.com
Dream – Pemerintah daerah menyediakan tempat karantina bagi warganya yang nekat pulang kampung selama periode larangan mudik Lebaran tahun ini. Para pemudik yang tiba di kota tujuan, wajib mengisolasi mandiri selama beberapa hari di tempat karantina.
Seperti yang dilakukan oleh pemudik yang bertolak dari Jakarta, Wagiman.
Dikutip dari akun Instagram Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, @ganjar_pranowo, Sabtu 8 Mei 2021, Ganjar bertanya kepada Wagiman tentang keberadaan dia di sini.
Kepada Ganjar, Wagiman bercerita bahwa dia sudah semalaman berada di pos karantina mudik di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah.
Dalam obolan dengan Ganjar, Wagiman menyadari jika ada larangan mudik dari pemerintah yang mulai berlaku pada 6 Mei 2021. .
“ Kamu tahu nggak tanggal 6 (6 Mei 2021) nggak boleh mudik?” tanya Ganjar dalam bahasa Jawa Banyumasan.
“ Iya, tahu,” jawab Wagiman.
“ Tahu gitu, kok nekat?” tanya Ganjar balik.
Ganjar meminta Wagiman untuk menghubungi istrinya. Namun, Wagiman menyebut dia berada di posko karantina karena sang istri yang melapor pihak RT bahwa dia pulang kampung.
“ Ya, sudah, kalau gitu kasih tahu istri kalau ada di sini,” kata Ganjar.
“ Nah, saya di sini itu karena istri saya yang lapor RT, Pak,” jawab Wagiman santai.
Jawaban ini membuat Ganjar tergelak. Dia meminta Wagiman untuk dikarantina dulu selama beberapa hari di posko.
“ Jangan lari,” kata Ganjar.
Wagiman berpesan kepada para perantau agar tidak mudik ke kampung halaman. Dia tak mau mereka mengalami hal yang sama dengannya.
“ Saya pesan kepada saudara semua di perantauan jangan pulang. Ini saya malah jadi susah,” kata dia.
Dikarantina Gara - Gara Laporan Istri.
Mudik dilaporkan polisi ×
Mudik dilaporkan kepala desa ×
Mudik dilaporkan istri √
Istri Pak Wagiman memang Top,” tulis Ganjar.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan