6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Basmah Binti Saud (kanan-Wikipedia)
Dream - Putri Kerajaan Arab Saudi, Basmah binti Saud, merasa bingung karena jumlah uang dalam rekening tabungannya bertambah sekitar Rp 4,8 juta. Karena merasa tak menambah tabungan, dia kemudian melacak asal-usul uang itu.
Usut punya usut, ternyata uang tersebut berasal dari rekening pemerintah. Dana itu seharusnya dikirim ke rekening para pengangguran dan pencari kerja. Saudi memang memiliki program bantuan dana untuk pengangguran dan pencari kerja dengan nama Hafiz.
Apakah Putri Raja Saudi itu disangka pengangguran? Karena merasa tak berhak atas dana itu, Putri Basmah pun bertanya melalui aku Twitter soal dana itu.
" Dapatkah saya bertanya kepada pejabat yang berwenang pada program ini bagaimana saya dimasukkan ke dalam kualifikasi penerima bantuan ini," tulis Basmah dikutip Dream dari Saudi Gazette, Kamis 2 Oktober 2014.
" Saya, bagaimanapun, berterima kasih kepada mereka karena telah meningkatkan dana dalam rekening saya," tambah dia. Tulisan terakhir ini memantik reaksi para pengguna media sosial di Saudi.
Namun sang Putri menjelaskan tulisan itu bermaksud agar pejabat berwenang membenahi sistem pembayaran. " Inilah yang saya sebut pemerintahan yang bagus," tulis Basmah mengklarifikasi pernyataan sebelumnya.
Penguasa Saudi, Raja Abdullah, telah menyetujui program Hafiz untuk membantu keuangan para pencari kerja dan pengangguran. Bantuan itu diberikan sampai para penganggur dan pencari kerja itu mendapat pekerjaan.
Subsidi itu diberikan selama 12 bulan. Untuk empat bulan pertama, warga yang masuk kualifikasi pengangguran dan pencari kerja akan mendapat Rp 4,8 juta perbulan. Jumlah itu akan menurun menjadi Rp 4 juta untuk empat bulan berikutnya, dan Rp 3,2 juta untuk empat bulan terakhir.
Sejauh ini, sekitar 1,4 juta warga Saudi, baik perempuan maupun laki-laki, terdaftar sebagai penerima dana bantuan ini. Mereka harus memperbarui data diri setiap minggu sebagai penerima dana ini. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya