Kisah di Balik Rumah Usang di Halaman Apartemen Thamrin, Tolak Gusuran Rp2,5 M

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 22 September 2019 10:10
Kisah di Balik Rumah Usang di Halaman Apartemen Thamrin, Tolak Gusuran Rp2,5 M
Rumah itu nyaris terpendam. Hanya terlihat atapnya saja.

Dream - Foto satu rumah di halaman belakang salah satu apartemen mewah di kawasan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, membuat warganet heboh.

Rumah itu belakangan diketahui milik seorang perempuan bernama Elis. Menurut laman Merdeka.com, rumah itu berdiri sebelum apartemen itu dibangun.

Suami Elis, Chairul Bahri, mengatakan, rumah itu sudah berdiri sejak zaman nenek moyang sang istri. Dia mengaku surat rumah itu lengkap. Meski demikian, dia enggan menunjukkan surat-surat rumah tersebut.

" Sebelum bangunan (apartemen) berdiri kita sudah ada di sini," kata Chairul, diakses Sabtu, 20 September 2019.

1 dari 5 halaman

Intimidasi

 Rumah di belakang apartemen mewah Jakarta

Menurut Chairul, tanah tersebut dulunya merupakan permukiman warga. Sampai akhirnya pihak pengelola apartemen membeli tanah hingga menyisakan rumah, yang hanya terlihat genteng batanya.

Chairul menolak tawaran pihak apartemen karena terkesan arogan. Cara inilah yang buat istrinya sakit hati. 

" Istilahnya dirangkul kitanya, ngomong baik-baik, enggak diintimidasi," ucap dia. Chairul mengatakan, rumah itu pernah ditawar Rp2,5 miliar.

Elis mengatakan, rumahnya dilirik pada 2005. Pihak apartemen meminta tanah itu dijual, kalau tidak, rumah itu akan digusur. 

" Lama-lama warga takut, jual dengan harga semurah-murahnya," kata Elis.

2 dari 5 halaman

Gesekan?

Sejumlah rumah di sekitar rumah Elis mulai rata dengan tanah pada 2009 hingga 2010. Elis bertahan dan tak mau tanah miliknya dijual, diganti uang.

Ketua RT setempat, Wasroni, menceritakan asal-muasal tanah tersebut sebelum apartemen berdiri.

Wasroni mengakui, Elis pribumi asli dan jauh lebih dulu tinggal bersama keluarga besarnya. Soal sertifikat Roni meminta hal itu ditanyakan langsung ke pemilik.

" Kalau itu sih biasanya tanah-tanah numpang aja. Merasa dirinya berpuluh-puluh tahun," tuturnya.

Sekian tahun berjalan, gesekan antara apartemen dan Elis mereda. Wasroni jarang menerima laporan keributan perebutan lahan. Terkadang, Elis juga melipir ke rumahnya berbaur dengan warga.

Wasroni melihat pihak apartemen membiarkan Elis hidup di halamannya. Keduanya tak mau mengalah. Saling tak peduli.

(Sumber: Merdeka.com)

3 dari 5 halaman

Saat Bus Sekolah Disulap Jadi Rumah Gelandangan

Dream - Seorang jurnalis terketuk hatinya untuk menolong tuna wisma. Dia menyulap bus sekolah bekas menjadi rumah mungil.

Dikutip dari Auto Evolution, Sabtu 7 Septembe 201, jurnalis bernama Julie Akins ini bertemu dengan keluarga gelandangan pada Agustus 2016. Mereka ditemui di bus sekolah yang terbengkalai.

Kepada NBC5, Akins mengatakan bus ini menjadi hunian mereka karena sang ibu kehilangan anak-anaknya karena gagal menyediakan tempat tinggal yang nyaman.

Akins tak mau keluarga lain mengalami kejadian serupa, makanya dia mendirikan yayasan amal " Vehicle for Changes" . Lembaga ini mengambil bus sekolah bekas (baik yang dijual ataupun disumbangkan).

Kendaraan itu disulap menjadi rumah mungil. Bus ini dilengkap dengan ranjang tingkat, shower, dapur, pemanas, dan mesinnya masih bisa digunakan. Jadi, keluarga tunawisma ini nisa bepergian ke negara manapun yang diinginkan.

4 dari 5 halaman

Ada Tenaga Solar

Bus ini juga dibekali dengan tenaga solar. Mereka juga diparkir legal di RV Park yang disewa selama enam bulan pertama oleh yayasan.

Keluarga itu tinggal dan menyewanya dan bisa membelinya dengan harga terjangkau.

Bus ini menawarkan stabilitas dan keleluasaan. Tentu saja dengan kenyamanan. Mereka juga membantu keluarga pengangguran dan orang tua yang bekerja.

Mitra Akins, Alex Daniell, mengatakan rencana Akins brilian. Rencananya bisa sukses dengan bantuan masyarakat.

" Hasil akhir produk ini adalah mencegah keluarga tercerai-berai," kata dia.

Targetnya Akins ingin membuat 1 Skoolie per tahun. Dia juga menargetkan bisa menghasilkan banyak uang melalui donasi dan kontribusinya selama lima tahun.

5 dari 5 halaman

Takut Tersapu Badai, Mobil Dimasukkan di Dapur

Dream – Pemilik kendaraan di negara empat musim mungkin lebih repot dalam hal mengurus mobilnya. Selain harus dirawat sesuai musim yang sedang berlangsung, mereka juga harus mewaspadai ancaman badai yang bisa meluluh lantakan benda apapun yang ada di hadapannya. 

Inilah yang terjadi saat Badai Dorian yang menerjang Bahama beberapa waktu lalu. Badai itu terus bergerak dan menerjang pantai timur Florida, Amerika Serikat, pada Selasa 3 September 201.

Perdana Menteri Bahama, Hubert Minnis, mengatakan badai durian ini kuat dan bisa menghancurkan negeri. Angin topan ini memiliki kecepatan 115 km per jam

Cemas dengan ancaman badai mengerikan tersebut, seorang pemilik mobil punya cara tak lazim untuk menyelamatkan kendaraan istrinya. 

Dikutip dari Motor1, Jumat 6 September 2019, seorang warganet bernama Jess Ica mengunggah foto suami yang tengah berusaha mengamankan mobil Smart compact miliknya.

Sang suami berusaha memasukkan mobilnya ke dapur rumah. Dengan ukurannya yang memang sangat mini, mobil dua pintu pintu memang muat saat dimasukkan ke dalam rumah.

Di foto tersebut, dua ekor anjing yang terlihat senang karena mobil tuannya aman.

“ Suami saya khawatir mobilnya tertiup angin,” tulis Jess Ica.  

Beri Komentar
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie