Uang Diyat WNI Meninggal Tak Wajar di Saudi Mencapai Rp7 M

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 14 Agustus 2019 17:00
Uang Diyat WNI Meninggal Tak Wajar di Saudi Mencapai Rp7 M
Pengurusan diyat butuh waktu bertahun-tahun.

Dream - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah mengupayakan pencairan uang diyat bagi Warga Negara Indonesia (WNI) senilai 1.890.117 riyal atau sekitar Rp 7 miliar.

Uang diyat, dalam hukum Islam, merupakan kompensasi atau ganti rugi berupa harta yang wajib dibayarkan akibat tindakan menghilangkan nyawa orang lain. Uang diyat merupakan bentuk keadilan yang didapat keluarga atau ahli waris yang ditinggalkan agar dapat melanjutkan kehidupan.

Besaran uang diyat tersebut merupakan hasil capaian Tim Pelayanan dan Pelindungan Warga (Yanlin) KJRI Jeddah dari Januari hingga Agustus 2019.

Sepanjang periode tersebut, Tim Yanlin KJRI Jeddah menangani kasus-kasus kekonsuleran yang terdiri dari kategori pidana berat (high profile case) dan perdata umum seperti menjadi korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

" Pengurusan dana diyat lewat pengadilan dari kasus-kasus berat butuh waktu bertahun-tahun," kata Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, dalam keterangan resminya, Rabu, 14 Agustus 2019.

Hery mengatakan, sebagai bentuk kehadiran negara, KJRI Jeddah konsisten mengawal proses penanganan berbagai perkara berat yang menimpa WNI sampai dia mendapatkan hak-haknya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Arab Saudi.

2 dari 6 halaman
asset dream.co.id
Beri Komentar
(Deep Dream) Menteri PAN-RB Buka-bukaan Soal PNS Kerja dari Rumah dan Single Salary