Hoaks Paling Banyak di Facebook dan Instagram

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 28 Maret 2019 17:00
Hoaks Paling Banyak di Facebook dan Instagram
Ada kaitan dengan pesta politik.

Dream - Pemilihan umum (pemilu) pada 17 April 2019 semakin dekat. Seiring mendekatnya masa pencoblosan, hoaks yang beredar di media sosial kian marak.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, mengatakan, data yang dihimpin kementeriannya sejak Agustus 2018 sampai Februari 2019 menunjukkan banyak hoaks yang beredar di media sosial Facebook dan Instagram.

" Hoaks itu paling banyak di Facebook, Instagram. Kalau Twitter jauh menurun. Ya kelompok keluarga itu lah, Facebook, Instagram," kata Rudiantara, dilaporkan , Kamis 28 Maret 2019.

Menurut dia, kebanyakan modus dalam menyebarkan hoaks di media sosial yakni dengan cara mem-posting dan men-screenshoot postinga-nya.

" Jangan lupa modusnya itu posting dengan menggunakan medsos, akun yang dibuat seketika tapi ketika di-posting selesai dia screenshoot kemudian akunnya ditutup sendiri, diviralkan melalui instan messaging," ungkapnya.

Sebelumnya, Rudiantara menyebut jumlah hoaks semakin meningkat sejak Agustus 2018 hingga Februari 2019.

" Betul, jumlah hoaks meningkat dari Agustus 25, September 27, Oktober 53, November 63, Desember 75, tiga kali (meningkat), Januari itu 175, tujuh kali (meningkat) dan Februari 353," kata Rudiantara.

Berdasarkan data, kata Rudiantara, hoaks yang paling banyak jelang pemilu 2019 ini terkait isu politik dengan persentase 23 persen. " Ini ada kaitannya mungkin dengan tahun pesta politik," jelasnya.

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone