Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Utqiagvik Di Siang Hari Saat Musim Dingin (Anchorage Daily News/Marc Lester)
Dream - Utqiagvik, sebuah kota di Alaska, Amerika Serikat, tidak akan mengalami siang hari selama dua bulan ke depan. Peristiwa ini dimulai sejak Kamis pekan lalu, yang menjadi hari terakhir munculnya matahari.
Kota kecil yang terletak di Lingkar Arktik ini telah memasuki fase kegelapan tahunan yang dikenal dengan pholar night. Ini merupakan fenomena alam yang biasa terjadi di kota yang dulu dikenal dengan Barrow tersebut.
" Polar night merupakan fenomena normal yang terjadi setiap musim dingin bagi Barrow (Utqiagvik), dan kota-kota lain di Lingkar Arktik," ujar Meteorolog CNN, Allison Chinchar.
Fenomena ini terjadi akibat kemiringan poros bumi. Hal itu menyebabkan cakram matahari tidak terlihat di cakrawala.
Tetapi, kondisi itu tidak membuat siang hari Utqiagvik benar-benar gelap. Sebagian besar waktu siang akan mengalami periode civil twilight.
" Pikirkan seperti apa langit sebelum matahari terbit, atau setelah matahari terbenam. Itulah yang mereka lihat selama beberapa jam sehari, dari sekarang hingga 22 Januari, ketika matahari " secara resmi terbit" lagi," kata Chinchar, dikutip dari CNN.
Sementara mengutip laman Forbes, Utqiagvik akan menjadi kota yang menyambut kehadiran presiden baru Amerika Serikat dengan melihat lagi munculnya sang matahari. Diketahui, inagurasi pengambilan sumpah Joe Biden sebagai presiden ke-46 AS akan dilaksanakan pada 20 Januari 2021.
Utqiagvik bukanlah satu-satunya kota yang di Alaska yang mengalami fenomena tersebut. Tetapi menjadi lokasi pertama yang mengalami polar night karena letaknya yang jauh di utara.
Bagi penduduk Utqiagvik, kehidupan burung hantu menjadi hal yang menyenangkan diikuti. Jika hal itu tak lagi menarik, mereka selalu ingat pada musim panas.
Pada musim panas, peristiwa yang sebaliknya justru terjadi. Kota kecil itu akan mengalami siang hari selama 24 jam penuh.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya