KPU-Pemkot Bengkulu Sepakat Gelar Rapid Test 1.300 Orang

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 7 Juli 2020 19:34
KPU-Pemkot Bengkulu Sepakat Gelar Rapid Test 1.300 Orang
Test ini untuk memastikan penyelenggaran pemilihan umum bebas dari Covid-19. Pertama di Indonesia.

Dream - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjalin kesepakatan dengan Pemerintah Kota Bengkulu untuk mengelar rapid test bagi 1.300 petugas. Kesepakatan ini untuk memastikan para petugas yang menjalankan Pemilihan Gubernur Bengkulu bebas dari Covid-19.

Hal ini tertuang dalam kesepakatan yang ditandatangani KPU Kota Bengkulu dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di RSHD. Kerja sama yang terjalin sekitar layanan kesehatan bagi anggota dan sekretariat panitia pemilihan tingkat kecamatan, anggota dan sekretariat panitia pemungutan suara, kelompok penyelenggara pemungutan suara, petugas pemutakhiran data pemilih, dan petugas ketertiban tempat pemungutan suara dalam penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu 2020 tingkat Kota Bengkulu.

Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, mengatakan pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Bengkulu 2020. Dia pun mengapresiasi kerja sama pencagahan Covid-19 dengan KPU.

" Ini kerja sama yang baik karena kita ingin memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya pilkada Gubernur khususnya di Kota Bengkulu," ujar Helmi, dikutip dari .

 

1 dari 1 halaman

Terbebas dan Aman dari Covid-19

Dalam menangani Covid-19 ini Pemkot dan KPU serta Bawaslu menandatangani kerja sama guna memastikan penyelenggara mulai dari KPU sampai di tingkat bawah terbebas dan aman dari Covid-19.

" Pilgub ini menjadi salah satu program penting bagi keberlangsungan program-program pro rakyat ke depannya," kata Helmi,

Penandatanganan kerja sama dilakukan pada Senin, 6 Juli 2020 di RSHD. Setelah itu, digelar rapid test selama 4 hari terhitung pada 6-10 Juli 2020 menargetkan 1.300 orang penyelenggara pemilihan.

Ketua KPU Kota Bengkulu, Martawansyah, menyatakan MoU yang terjalin antaran KPU dengan Pemkot Bengkulu merupakan momen pertama kali terjadi di Indonesia. Dia pun mengucapkan terima kasih atas terjalinnya kerja sama tersebut.

" Mohon dukungan juga dari media dan penyelenggara bahwa kami 793 petugas akan segera melakukan pemutakhiran data, pencocokan penelitian, masyarakat mohon memberikan dukungan data yang sebenarnya," ujar Martawansyah.

Beri Komentar