Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gempa Rangkasbitung (BMKG)
Dream - Kabupaten Rangkasbitung, Banten, diguncang gempa dengan magnitudo 5,4. Gempa terjadi pada pukul 11.44 WIB.
Pusat gempa berada di 18 kilometer barat daya Rangkasbitung. Sedangkan kedalamannya 82 kilometer. " Tidak berpotensi tsunami," demikian pengumuman BMKG di Instagram.
Getaran dirasakan di sejumlah daerah dengan sebaran kekuatan yang berbeda. Seperti di Lebak dengan tingkat getaran III-IV MMI, Cihara, Rangkasbitung, Bayah, Pandeglang, Malingping, Cibeber, Banjarsari, Sukabumi III MMI.
Getaran juga dirasakan hingga Jakarta, Depok, Bandung dengan tingkat kekuatan II-III MMI. Demikian pula di Tangerang Selatan dengan level II MMI.
Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, memberikan penjelasan mengenai penyebab gempa ini di akun Instagramnya.
" Gempa M 5,4 berpusat di Banten selatan guncangan sampai Jakarta dipicu subduksi lempeng Indo-Australia ke bawah Banten," kata Daryono.
Gempa di Rangkasbitung terjadi beberapa jam usai gempa di Laut Jawa. Tepatnya di dekat Jepara, Jawa Tengah pada pagi tadi pukul 05.54 WIB dengan magnitudo 6,1.
Lihat postingan ini di Instagram
Dream - Kawasan perairan Laut Jawa digunceng gempa dengan magnitudo 6,1. Gempa terjadi hari ini Selasa 7 Juli 2020 sekitar pukul 05.54 WIB.
Data yang dirilis di akun Instagram Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika menyatakan pusat gempa berada di 53 kilometer arat barat daya Jepara. Sedangkan kedalamannya mencapai 573 kilometer.
Getaran gempa dirasakan hingga Mataram dengan skala III MMI. Juga di Lombok Barat dengan skala II MMI. Gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam akun Instagramnya menyebut, gempa yang terjadi tadi pagi dengan deep focus earthquake. Gempa ini terjadi akibat gesekan lempeng bumi.
" Slab lempeng indo Australia yang menukik di bawah Laut Jawa sudah menggantung, kemudian putus karena tarikan gaya gravitasi atau roll back slab," tulis Daryono.
Pusat getaran gempa berada di dalam bumi.
" Karena dalam sekali hiposenternya maka spektrum guncangannya dirasakan dalam wilayah yang luas," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya