Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Seorang santri Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor II di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dinyatakan positif Covid-19. Akibatnya, ponpes tersebut diisolasi wilayah.
" Sementara di pondoknya sedang dilakukan tracing terhadap kontak erat," ujar Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, dikutip dari Merdeka.com.
Tidak hanya tracing atau pelacakan, Ipong mengatakan seluruh santri yang pernah kontak erat dengan dua santri positif tersebut harus diisolasi. Ini untuk mencegah warga pondok lain tertular.
" Untuk sementara warga ponpes yang ada di dalam tidak diperkenankan untuk keluar pondok, begitu juga tidak diperkenankan menerima tamu atau kunjungan untuk keperluan apapun kecuali pemenuhan kebutuhan pokok dan pelayanan kesehatan," kata Ipong.
Tim kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 segera menggelar tes cepat (rapid test) maupun tes usap (swab test) di lingkungan Ponpes Gontor 2. Sementara, Ipong mengatakan isolasi pondok akan diawasi dan dipantau.
" Semoga upaya ini dapat mengendalikan dan mencegah penularan lebih lanjut," kata dia,
Santri yang dinyatakan positif Covid-19 ini berasal dari Sidoarjo. Santri tersebut datang ke pondok pada 17 Juni tanpa membawa surat keterangan hasil pemeriksaan dengan tes cepat.
Dua pekan kemudian, Dinas Kesehatan Jatim menyatakan ada warga Sidoarjo yang positif Covid-19. Warga tersebut adalah ayah dari santri itu.
Dinkes kemudian melakukan tes usap kepada santri tersebut. Hasilnya didapat positif Covid-19.
" Saat ini yang bersangkutan sudah diisolasi di rumah sakit, sementara pondoknya sedang dilakukan tracing terhadap kontak erat," kata Ipong.
Ipong mengatakan kasus di lingkungan pesantren besar ini menambah jumlah pasien positif Covid-19 di Ponorogo. Kasus baru lainnya didapat dari hasil tes usap anak usia 6 tahun yang ibunya lebih dulu terkonfirmasi positif.
Hingga awal pekan ini, jumlah kasus positif Covid-19 di Ponorogo sebanyak 56 orang. Dari angka tersebut, 19 orang diisolasi di rumah sakit, dua orang menjalani isolasi mandiri, dan 32 lainnya sembuh.
" Di Ponorogo sejauh ini ada tiga pasien konfirmasi positif Covid-19 yang meninggal," ucap Ipong.
Sumber: Merdeka.com/Dedi Rahmadi
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya