Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jamaah Haji Indonesia (Kementerian Agama)
Dream - Banyak jamaah haji asal Indonesia yang sakit setelah tiba di Jeddah, Arab Saudi. Jamaah haji yang sakit itu segera dirawat di Pos Kesehatan Haji Indonesia di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Mereka rata-rata kelelahan setelah menempuh penerbangan dari Tanah Air ke Arab Saudi.
" Para jamaah yang dirawat rata-rata berusia lanjut, mereka kelelahan dan kekurangan asupan makanan," kata Kepala Bidang Kesehatan Daerah Kerja Jeddah, Lucky Tjahjono, dari laman resmi Kementerian Agama, Selasa 2 September 2014.
Salah satunya jamaah yang kekurangan asupan makanan yakni jamaah asal Lombok. Dia menderita Hipoglikemia. " Yaitu kekurangan gula dalam tubuh disebabkan tidak mau makan dan minum selama penerbangan," ujarnya.
Berdasarkan data di pos kesehatan haji bandara, beberapa jamaah haji Indonesia mengalami dehidrasi, sesak nafas, mual-mual, dan diare.
Salah satunya jamaah calon haji asal Lombok Muhammad Akmal Rayu Nasrun, mengalami dehidrasi sehingga lemas. Setelah mendapatkan penanganan medis, jamaah melanjutkan perjalanan ke Madinah untuk menunaikan salat Arbain di Masjid Nabawi.
Disambut
Duta Besar Ri untuk Kerajaan Arab Saudi, Abdurrahman Mohammad Fachir, menyambut kedatangan jamaah calon haji Indonesia kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Ujung Pandang (UPG), Provinsi Sulawesi Selatan, yang mendarat di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Senin 1 September.
Pesawat Garuda GA-1101 dari Sulawesi Selatan Barat mendarat terlambat sekitar 25 menit dari jadwal yang direncanakan, yakni pada pukul 13.20 Waktu Arab Saudi (WAS). Setelah prosesi imigrasi, satu persatu jamaah haji Indonesia keluar dari bandara dengan tas berwarna biru dan baju batik haji Indonesia.
Seremonial penyambutan dilakukan sekitar pukul 15.00 WAS. Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi memberikan ucapan selamat datang kepada para jamaah perdana didampingi Direktur Pembinaan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, Kepala Muassasah Asia Tenggara Zuhair Abdurrahman Sedayu, Ketua PPIH Arab Saudi Akhmad Jauhari, dan Kepala Daerah Kerja Jeddah Ahmad Abdullah Yusuf.
Fachir juga meminta jamaah agar menjaga kesehatan selama dalam melaksanakan ibadah di Tanah Suci. " Ibadah haji adalah ibadah fisik, maka para jamaah harus selalu jaga kesehatan, perbanyak minum air, konsumsi buah-buahan dan jangan teralu banyak aktivitas di luar ruangan," ujar dia.
Sementara Ketua Muassasah, Zuhair Abdurrahman Sedayu, yang turut menyambut kedatangan jamaah, menyatakan siap memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji Indonesia dan mengucapkan selamat datang serta berdoa semoga menjadi haji yang mabrur. Pada kesempatan tersebut, Muassasah membagikan sajadah, tasbih elektrik dan kurma kepada para jamaah. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya