Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Pelari Cepat Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, Mendapatkan Rumah Dari Kementerian Dalam Negeri. (Foto: Merdeka.com)
Dream - Pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, merah hasil istimewa di Kejuaraan Atletik Asia 2019 di Doha, Qatar. Pelari asal Lombok Utara, NTB, itu meraih medali perak di lintasan 100 meter.
Meski meraih perak, Zohri membukukan catatan istimewa. Dia mengalahkan rekor pelari tercepat Asia Tenggara, Suryo Agung, yang dicatatkan di SEA Games 2019.
Terpaut 0,04 detik, Zohri menjadi memecahkan rekor Suryo Agung. Saat meraih perak catatan waktu Zohri 10,13 detik. Sementara itu, Suryo membukukan waktu 10,17 detik.
Dilaporkan Bola.com, dalam kejuaraan atletik di Doha itu, medali emas diraih pelari cepat Jepang, Yoshihide Kiryu, dengan waktu 10,10 detik. Sementara medali perunggu diraih pelari China, Zhiqiang Wu, dengan catatan waktu 10,18 detik.
Zohri mengatakan, sempat memimpin hingga 10 menit terakhir, dia sempat melambat karena hilang konsentrasi.
" Iya saya sempat hilang konsentrasi, memikirkan saingan-saingan saya," kata Zohri.