Lion Air JT610 Bikin Trauma, Petugas Pun Ikut Pendampingan Psikolog

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 2 November 2018 06:00
Lion Air JT610 Bikin Trauma, Petugas Pun Ikut Pendampingan Psikolog
Beberapa karyawan Lion Air yang membantu proses identifikasi pun ikut pendampingan psikologis sebagai bagian penyembuhan trauma

Dream - Pengalaman buruk dari kejadian jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di perairan Karawang, Jawa Barat tak hanya membuat keluarga atau kerabat shock. Para tim pencari korban pesawat juga diajarkan teknik relaksasi untuk mengobati trauma dari musibah tersebut. 

Anggota tim psikolog Polri, AKP Angela Yohana menjelaskan, posko pendampingan psikologis untuk keluarga korban saat ini terletak di Lantai 1 Gedung Promoter, RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.

Tim ini menempatkan keluarga korban di aula berpendingin ruangan disertai fasilitas berupa kursi dan televisi dengan penjagaan dari pihak keamanan rumah sakit.

Menurut Angela, para keluarga korban diberikan pendampingan psikologis oleh tim RS Polri yang menerjunkan sebanyak 20 psikolog.

" Ada 20 psikolog yang bantu dari Biro Psikologi Mabes Polri, Biro Psikologi Polda Metro Jaya, Himpsi (Himpunan Psikolog Imdonesia) RS Polri dan ada tambahan dari Psiko TNI Angkatan Udara," ujar Angela, Kamis, 1 November 2018.

Hingga hari ketiga paska kecelakaan, Angela mengungkapkan ada 53 keluarga korban yang ikut serta pendampingan. Kondisi psikologis yang dialami keluarga korban cukup beragam.

" Dari hanya merasa ingin curhat hingga pendampingan psikologis lebih lanjut," ujar dia.

Diantara keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610, terdapat juga para petugas yang ikut serta dalam proses pendampingan psikologis. Dia menyontohkan, ada anggota polisi dan karyawan Lion Air yang meminta pendampingan psikologis.

" Kita terbuka untuk itu, karena kita memahami kondisi psikologis dalam kondisi seperti ini," ujar dia.

Selain pendampingan, keluarga dan petugas yang membutuhkan bantuan psikologis juga diajari teknik relaksasi. Upaya ini diharapkan dapat membantu proses 'trauma healing' yang dialami keluarga korban.

" Kondisi penanganan bisa diberikan relaksasi dan sentuhan dan kita ajari agar bisa dipraktikkan di rumah dan hotel," kata dia.(Sah)

Beri Komentar
Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi