Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Siswa Sekolah Di Pakistan Yang Lolos Dari Serangan Brutal Taliban (Daily Mail)
Dream - Serangan brutal Taliban ke sebuah sekolah umum yang dikelola militer di Peshawar, Pakistan, Selasa kemarin, menyisakan duka sangat mendalam. Terutama bagi keluarga ratusan anak-anak yang menjadi korban tewas penembakan.
Beberapa siswa yang selamat dari pembantaian, menceritakan pengalaman mengerikan yang mereka alami. Salah satunya, Shahrukh Khan. Remaja itu bisa lolos lantaran dia berpura-pura mati.
Bagi Khan, Selasa kemarin menjadi hari paling menakutkan. Ia yang tengah duduk dalam kelas bersama temannya untuk menunggu sesi kelas langsung terkaget-kaget. Mereka terkejut begitu lelaki mengenakan pakaian militer mendobrak kelas dan melepas tembakan membabi buta.
Begitu siswa menunduk, militan itu lalu mengeluarkan beberapa kali tembakan ke arah bawah. Kedua kaki Khan tertembak, tapi dia berusaha untuk tidak berteriak dan berpura-pura mati.
" Saya menggulung sebuah dasi lalu menggigitnya, supaya tidak berteriak," kata Khan dikutip Dream.co.id dari laman Daily Mail, Rabu 17 Desember 2014.
Militan terus mencari siswa yang masih hidup dan menembakkan senjatanya pada tubuh anak-anak. Tubuh Khan gemetar, ia merasa kematian begitu dekat. " Saya berbaring dan sebisa mungkin menutup mata."
Setelah militan keluar dari kelas, Khan berusaha berdiri untuk menyelamatkan diri. Begitu merangkak ke ruangan lain, ia melihat pemandangan yang tak kalah mengerikan, tubuh seorang wanita petugas sekolah terbakar.
Pasukan bersenjata dari kemiliteran Pakistan segera mengepung sekolah. Mereka berhasil melumpuhkan sebagian pelaku, korban selamat dengan kondisi kritis langsung dilarikan ke rumah sakit, salah satunya adalah Khan.
Sedikitnya 132 anak-anak dan sembilan guru tewas dalam aksi pembantaian tersebut. Sebagian besar jenazah yang memenuhi koridor sekolah, terlihat bekas luka tembakan di kepala dan dada, ada juga yang dibakar hidup-hidup. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya