Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
PM Jacinda Ardern (Foto: Instagram)
Dream - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengalami kejadian lucu saat sedang siaran langsung melalui fasilitas live streaming Facebook. Saat itu Jacinda hendak menyampaikan imbauan soal regulasi baru terkait Covid-19 untuk warganya.
Saat tengah memberikan imbauan kepada masyarakat terkait regulasi Covid-19 terbaru melalui siaran langsung di Facebook, terdengar suara tak terduga memotong pembicaraannya.
" Mommy?" kata Neve Te Aroha, putri kecil PM Selandia Baru yang berusia 3 tahun menginterupsi tugas negara ibunya.
" Kamu seharusnya sudah tidur, sayang. Kembali ke tempat tidur, ibu akan datang sebentar lagi," ucap Jacinda, dikutip dari theguardian.com, Kamis 11 November 2021.
Tanpa malu-malu, Neve kembali menyela live streaming ibunya. Kemudian Ardern mengingatkan kepada publik bahwa dirinya akan segera mengakhiri siaran streamingnya.
" Yah itu kegagalan waktu tidur, bukan? Saya pikir ini saatnya yang tepat untuk melakukan Facebook Live yang akan menyenangkan dan aman."
Sambil tersenyum Arden juga sempat menanyakan pengalaman penonton live streamingnya yang memiliki anak berumur tiga tahun dan sering melarikan diri tiga sampai empat kali setelah ditidurkan.
" Beruntung, ibuku ada di sini membantu," ucapnya sambil tersenyum.
Tak lama setelahnya, Ardern mencoba kembali mengadakan live streaming menerangkan tentang regulasi Covid-19 di Selandia Baru.
Namun suara kecil muncul kembali, menanyakan mengapa ibunya tak segera datang.
" Maaf, sayang, ini lama. Oke, maaf semuanya. Saya harus pergi dan menidurkan Neve kembali karena ini sudah lewat waktu tidurnya. Terima kasih sudah bergabung denganku," ucar Ardern mengakhiri live streaming.

Meski tidak sedramatis momen saat anak analis Korea, Robert Kelly menyela wawancaranya dengan BBC di tahun 2018, ini bukan pertama kalinya Neve mencuri perhatian publik.
Pada 2018 lalu, Ardern membawa Neve ke lantai Majelis Sidang Umum di PBB di New York.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya