Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Maroko Larang `Burkini`

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 27 Agustus 2014 14:04
Maroko Larang `Burkini`
Beberapa kolam renang di kota wisata Marrakesh menolak pengunjung wanita yang memakai burkini demi alasan kebersihan.

Dream - Beberapa resor dan hotel yang memiliki kolam renang di Maroko melarang pengunjung wanita memakai pakaian renang 'burkini', sebutan untuk pakain renang hijab alias pakaian renang 'halal'. Beberapa kolam renang di kota wisata Marrakesh menolak pengunjung wanita yang memakai burkini demi alasan kebersihan.

Pengelola kolam renang lebih menyarankan pengunjung untuk memakai pakaian renang umum. Burkini adalah pakaian renang yang menutupi seluruh tubuh dan memiliki penutup kepala.

Manajemen Mazagan Beach Resort di selatan Casablanca mengatakan kepada Al Arabiya News bahwa burkini tidak diperbolehkan dipakai di resor. Mereka hanya mengizinkan pengunjung yang memakai pakaian renang umum.

Situs-situs berita lokal memperlihatkan tanda larangan memakai burkini yang diterbitkan oleh pihak pengelola resor dan hotel. Abdelaziz Aftati, seorang anggota parlemen dari Partai Moderate Islamist Justice and Development yang berkuasa, mengirim keluhan kepada Menteri Pariwisata Lahcen Haddad.

Hal itu dilakukan Aftati setelah seorang wanita yang mengenakan burkini dilaporkan dilarang masuk area kolam renang di al-Jadida, Casablanca, Maroko World News mengatakan.

Aftati menekan, itu tidak dapat diterima karena membatasi kebebasan dan keyakinan masyarakat. Ditambahkannya, larangan itu sebagai tanda 'ketidaksopanan kolonisasi baru'. Pada tahun 2009 di Perancis, seorang mualaf 35 tahun diancam dituntut secara hukum setelah karena berusaha masuk ke kolam renang umum menggunakan burkini. (Ism)

Beri Komentar