Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (www.wikihow.com)
Dream - Dalam beberapa hal kita kadang mengucapkan sumpah. Bahkan kita bersumpah menggunakan nama Allah. Padahal sesuatu yang menyebabkan kita bersumpah itu termasuk sepele.
Namun, namanya sumpah, jika sudah terucap pasti akan memunculkan konsekuensi hukum, menurut agama. Apalagi sumpah itu dengan menggunakan nama Allah.
Seperti yang dilakukan oleh seorang penanya pada Redaksi Bahtsul Masail NU Online. Penanya itu mengaku pernah bersumpah: " Bila membeli telepon genggam made in Cina, saya akan tertimpa musibah atau penyakit yang berbahaya dan mematikan."
Sang penanya meminta pertimbangan. Bertanya apakah boleh melanggar sumpah tersebut. Dan apabila melanggarnya, apakah ada konsekuensi atau tertimpa musibah sebagaimana isi sumpah tersebut.
Menurut Bahtsul Masail NU Online, sumpah disebut " yamin" . Ulama mendefinisikan sumpah sebagai pernyataan tekad untuk mewujudkan sesuatu yang mungkin bisa dilanggar.
Sumpah biasanya diperlukan pada saat-saat tertentu demi sebuah kepentingan. Sumpah dianggap mengikat kalau menyebut nama Allah atau sifat-sifat-Nya dan harus dilakukan dengan niat untuk sumpah, bukan maksud main-main.
Dalam keadaan terikat ini, pelanggaran sumpah memiliki konsekuensi. Pelanggar sumpah akan dikenakan kafarah, tebusan atas pelanggaran sumpahnya sendiri.
Bagaimana pendapat para ulama tentang masalah ini? Baca ulasan selengkapnya di tautan berikut ini. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya