Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wapres Jusuf Kalla Saat Memberikan Sambutan Dalam Acara High-Level Dialogue On Indo-Pacific Cooperation (HLD-IPC) Di Hotel Fairmont, Jakarta. (Merdeka.com/Yunita Umbar Prihatin)
Dream - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sudah memanggil Duta Besar Vietnam untuk Indonesia. Pemanggilan ini terkait insiden ditabraknya Kapal patroli milik TNI AL KRI Tjiptadi-381.
Kapal TNI AL itu ditabrak dua kapal pengawas milik pemerintah Vietnam di perairan Natuna, Kepulauan Riau, pada Sabtu, 27 April 2019.
" Menlu sudah protes. Kita panggil dubesnya di sini, dan juga kita selesaikan secara baik," ujar JK di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa, 30 April 2019.
JK mengatakan, wilayah itu saat ini masih dalam proses pembahasan. Sehingga, kedua negara mengklaim wilayah insiden itu milik kedaulatan masing-masing.
" Itu ada komisi tetapnya. Kalau perbatasan Indonesia-Vietnam itu kan masih berunding. Batas kontinennya masih dibahas. Itulah yang terjadi Indonesia mengklaim, Vietnam mengklaim. Maka terjadi bentrok di situ," ucap dia.
JK mengatakan, proses perundingan itu memang tidak bisa berlangsung cepat. Ada beberapa pembahasan yang sulit disepakati.
" Wah itu selalu lambat yang gitu-gitu. Semua pihak mempertahankan posisinya. Jadi tinggal diatur. Tapi, biasanya juga setelah itu selesai," kata dia. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya